BERITA

Umat Hindu Melasti di Telaga Madirda Karanganyar

Karanganyar, 19 Maret 2017, umat Hindu Kabupaten Karanganyar melaksanakan melasti di Telaga Madirda Di Dusun Tlogo Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Propinsi Jawa Tengah. Acara ini adalah dalam rangka menyambut hari raya Nyepi Tahun baru Saka 1939-2017 Masehi.
Acara melasti merupakan upacara untuk membersihakan diri dari segala kotoran dan untuk mengambil Tirta Amerta sebagai pembersih dalam upacara menjelang Hari Raya Nyepi, kegiatan ini merupakan wujud sinergisitas antara pemerintah Kabupaten Karanganyar dan Parisada Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Karanganyar, karena dari per izinan tempat serta biaya ada kesepakatan untuk disengkuyung bersama. Menurut penjelasan Ketua Panitia Pelaksana Nyepi Kabupaten Karanganyar Pardi.

Umat Hindu menjunjung tingi nilai toleransi dan memahami nilai kebhinekaan, umat Hindu akan selalu mengangkat nilai persatuan dengan megedepankan musyawarah dan gotongroyong untuk keselarasan dan kemajuan Bangsa, maka dalam upacara ini kita semua membangun komunikasi yang baik antara lembaga, pemerintah daerah dan Bimas Hindu. Ini dimaksudkan agar umat Hindu dapat menjadi contoh bahwa nilai etika dan budi pekerti yang disampaikan oleh leluhur kita masih dijaga sehingga ketentraman antara individu, golongan, suku, masyarakat dan pemerintah tetap bisa dijaga keharmonisanya. Ungakp Widadi Nurwidiyoko, S.Sos selaku ketua PHDI Kabupaten Karanganyar.

Sebagai perwujudan Tri Hita karana umat hindu mengadakan upacara ritual untuk membersihan alam dan mensucikan kembali apa yang ada di alam semesta dengan upacara melasti. Pada tahun ini tema hari raya Nyepi Tahun Baru Saka 1939 adalah Jadikan Catur Brata Penyepian Memperkuat Toleransi Kebhinekaan Berbangsa Dan Bernegara Demi Keutuhan NKRI merupakan tema yang luar biasa bila kita dalami bersama makna tersebut. Dengan pemahaman catur brata penyepian yang baik maka alam semesta akan menjadi damai dan sinergi dengan pikiran, karena dengan pikiran yang baik maka perbuatan dan perilaku kita akan baik. Jelas I Dewa Made Artayasa Selaku Pembimas Hindu Jawa Tengah. *Wahonogol*
.