BERITA

Utusan dari masing masing eselon I menggunakan pakaian keagamaan dalam Festival Kegiatan SAIK 2019

Keseruan Pameran dalam Festival SAIK 2019 Pangkal Pinang

Pangkalpinang-- Dengan telah diresmikannya Publik Expose dan Publik Service Exhibitions oleh Abdul Fatah Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung serta Widodo Muktiyo Direktur Jenderal Informasi dan Pelayanan Publik Kemenkominfo, maka Pameran Ekspo yang diikuti oleh banyak KementerianLembaga dinyatakan terbuka untuk umum (2310). Hal itu merupakan rangkaian dari Festival SAIK (Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi) yang digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas).

Sebelum Pameran Ekspo itu diresmikan, masyarakat Bangka yang sekurangnya 6.000 orang, mengikuti jalan sehat sebagai bentuk apresiasi pelaksanaan Festival SAIK 2019.  Jalan sehat itu melibatkan pelajar, mahasiswa dan Aparatur Sipil Negara. Keseruan acara dilanjut dengan senam masal, panggung hiburan, games dan kuis.

Dalam pelaksanaan Pameran Ekspo itu, Ditjen Bimas Hindu juga tidak ingin ketinggalan dalam menarik perhatian pengunjung. Untuk menyampaikan informasi tentang program program yang telah dan sedang dilakukan, diantaranya memainkan beragam kuis dengan pertanyaan seputar Ditjen Bimas Hindu yang nantinya akan diberikan beragam souvenir seperti payung, pulpen, jam dinding berlogo Ditjen Bimas Hindu. Penyampaian informasi dengan kuis interaktif tersebut lebih mengena dan cepat diterima oleh masyarakat. Kemeriahan tak cukup hanya sampai disitu, yang menarik dari stand Kementerian Agama ialah, peserta dari Unit Eselon I mengenakan pakaian ibadahnya masing-masing agama yang ada di Indonesia, menambah kental tema semangat Moderasi Beragama agar dapat digaungkan lebih luas lagi kepada masyarakat. Menarik dan seru, walapun dalam tenda tertutup dan sedikit panas, tapi seru ucap Ika, salah satu pengunjung pameran SAIK 2019.

Kementerian Agama juga diberikan panggung kesempatan untuk Talkshow pada pukul 15.00WIB dengan durasi 1(satu) jam (2310), dengan acara Bedah Buku Moderasi Beragama yang diterbitkan oleh Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI. Penting untuk buku ini dibahas dan disampaikan ke publik mengingat isu radikalisme kini makin menyita perhatian. Dalam buku itu menjelaskan tentang Apa itu Moderasi Beragama, Mengapa Moderasi Beragama ini penting, dan bagaimana strategi mengimplementasikannya. (awwa)

.