KARANGASEM (Bimas Hindu) – Utama Widyalaya Kejuruhan Parisadha Amlapura, Kabupaten Karangasem, Bali, mengembangkan kreativitas dan budaya literasi peserta didik melalui ajang Apresiasi Kreativitas Sastra dan Bahasa (AKSARA WIDYALAYA) pada 20–22 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut menghadirkan tujuh cabang perlombaan untuk mengasah kemampuan berbahasa, keberanian berekspresi, serta apresiasi siswa terhadap sastra dan budaya.
Mengusung tema “UW K CAKRA: Cerdas Berbahasa, Aktif Berkarya, Kreatif Bersastra, dan Apresiatif terhadap Budaya”, kegiatan dibuka oleh Kepala Utama Widyalaya Kejuruhan Parisadha Amlapura, Budiasa, pada Selasa (20/10/2026).
Budiasa mengatakan, AKSARA WIDYALAYA menjadi salah satu upaya satuan pendidikan dalam memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan kemampuan berbahasa. Ajang tersebut juga diarahkan untuk menumbuhkan keberanian siswa dalam menyampaikan gagasan serta menghasilkan karya.
“Melalui AKSARA WIDYALAYA, kami ingin memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas, meningkatkan kemampuan berbahasa, dan berani menghasilkan karya,” kata Budiasa.
Menurut dia, kompetisi tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi sarana menanamkan kecintaan terhadap sastra dan budaya sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap sastra dan budaya serta membentuk generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter,” ujarnya.
Selama pelaksanaan, kompetisi dibagi dalam tujuh cabang yang memberikan ruang bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan dan bakat di berbagai bidang. Pada hari pertama, Selasa (20/10), perlombaan meliputi mendongeng dan debat. Selanjutnya, Rabu (21/10), siswa berkompetisi dalam cabang pembaca berita, Mobile Legend, dan peragaan busana (fashion show).
Rangkaian kegiatan berlanjut pada Kamis (22/10) melalui lomba pembawa acara (master of ceremony/MC) dan penilaian vlog. Seluruh rangkaian kemudian ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang.
Keberagaman cabang perlombaan tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan kreativitas siswa dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan. Kemampuan bertutur, menyampaikan argumentasi, membawakan informasi, hingga memanfaatkan media digital menjadi ruang pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk aktif dan percaya diri.
Penguatan literasi melalui kegiatan berbahasa dan bersastra juga memiliki peran penting dalam pendidikan. Selain mendukung kemampuan komunikasi, literasi menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengembangkan gagasan, mengenali nilai budaya, dan membangun karakter.
Melalui AKSARA WIDYALAYA, Utama Widyalaya Kejuruhan Parisadha Amlapura menempatkan bahasa, sastra, dan budaya sebagai bagian dari proses pendidikan yang memberi ruang bagi tumbuhnya kreativitas serta potensi peserta didik.
Kontributor : I Wayan Finxi Widarta