Bentengi Generasi Muda dari Arus Digital, Bimas Hindu Kalteng Gelar Pasraman Kilat Penguatan Karakter dan Kebangsaan

Program Pasraman Kilat yang berfokus pada pembinaan karakter dan peneguhan wawasan kebangsaan bagi para peserta didik pasraman di Palangka Raya

Palangka Raya (Bimas Hindu) — Upaya membentengi mental spiritual generasi muda Hindu di tengah dinamika transformasi digital terus diperkuat dari jalur pendidikan keagamaan nonformal. Bidang Bimbingan Masyarakat Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan program Pasraman Kilat yang berfokus pada pembinaan karakter dan peneguhan wawasan kebangsaan bagi para peserta didik pasraman di Palangka Raya, (Kamis, 29/10/2026).

Program intensif ini mempertemukan perwakilan siswa-siswi pasraman lintas wilayah, mencakup Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Katingan, dan Kota Palangka Raya. Agenda ini dirancang sebagai wadah terstruktur untuk memperdalam pemahaman ajaran agama, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, sekaligus mempererat persaudaraan di kalangan pelajar Hindu Kalimantan Tengah.

Fokus pembinaan ini sejalan dengan arah kebijakan Ditjen Bimas Hindu dalam mengoptimalkan peran strategis lembaga pasraman sebagai kawah candradimuka pembentukan karakter luhur dan penguatan Moderasi Beragama sejak usia sekolah.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Bimas Hindu Kanwil Kemenag Kalteng, I Made Adnyana, menegaskan bahwa penanaman nilai moral dan spiritual harus berjalan beriringan dengan capaian akademik formal.

“Melalui Pasraman Kilat ini, kami berkomitmen memastikan generasi muda Hindu tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi moralitas yang kokoh berlandaskan ajaran Tri Hita Karana dan kaidah susila Hindu. Anak-anak ini merupakan tunas bangsa yang kelak memegang tongkat estafet kepemimpinan umat dan masyarakat, sehingga ketahanan spiritual mereka menjadi benteng utama menghadapi pengaruh negatif era digital,” urai I Made Adnyana saat membuka kegiatan.

Selama program berlangsung, para peserta mendapatkan modul pembelajaran komprehensif yang dirancang secara interaktif, meliputi pendalaman Tiga Kerangka Dasar Agama Hindu (Tattwa, Susila, dan Acara), pelatihan pembentukan karakter (character building), serta penanaman wawasan kebangsaan guna merawat persatuan NKRI.

Lebih lanjut, I Made Adnyana menyampaikan bahwa penguatan ekosistem pasraman di Kalimantan Tengah akan terus diperluas secara bertahap agar menjangkau seluruh satuan pendidikan pasraman di kabupaten/kota lainnya.

“Forum ini bukan semata ajang transfer ilmu pengetahuan agama, melainkan ruang simakrama untuk membangun ikatan persaudaraan yang rukun antarpeserta didik. Ke depan, Ditjen Bimas Hindu berkomitmen memperluas jangkauan pembinaan ini ke seluruh penjuru Kalimantan Tengah demi mencetak generasi emas Hindu yang moderat, berdaya saing, dan berakhlak mulia,” tambahnya.

Melalui penyelenggaraan Pasraman Kilat ini, Bimas Hindu mempertegas komitmen kelembagaan dalam mengawal pendidikan keagamaan Hindu agar tetap adaptif, relevan, serta mampu melahirkan generasi penerus yang berintegritas tinggi.

 

Kontributor: I Made Arya, ST


Berita Daerah LAINNYA