Green Dharma Bukan Sekadar Seremonial, Bersih-Bersih Pura Perlu Jadi Kebiasaan Rutin Umat

Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Kalimantan Timur bersama penyuluh dan umat Hindu melaksanakan kegiatan bersih-bersih Pura Tri Murti, Palaran, Samarinda, sebagai implementasi Green Dharma.

Samarinda (Bimas Hindu) Menjaga kebersihan dan keasrian pura perlu menjadi kebiasaan bersama umat Hindu, bukan hanya dilakukan pada momentum tertentu. Semangat tersebut ditegaskan dalam kegiatan bersih-bersih Pura Tri Murti, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, yang dilaksanakan jajaran Pembimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur bersama penyuluh agama dan umat Hindu, Jumat (28/8/2026).

Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Kalimantan Timur, Semuel, mendorong kegiatan bersih-bersih pura dilaksanakan secara rutin, sedikitnya dua kali dalam satu bulan. Menurutnya, kepedulian terhadap kebersihan tempat suci merupakan tanggung jawab bersama seluruh umat Hindu.

“Kegiatan ini bukan hanya dilaksanakan pada hari kemerdekaan saja. Lebih baik kita laksanakan paling tidak dua kali dalam sebulan sebagai bentuk perwujudan konsep Tri Hita Karana di lingkungan tempat ibadah pura,” kata Semuel.

Semuel menegaskan, menjaga kebersihan pura tidak semestinya hanya dibebankan kepada penjaga pura. Umat perlu memiliki kepekaan dan rasa memiliki terhadap tempat suci dengan turut menjaga kebersihan, keasrian, dan kenyamanan lingkungan pura.

Lingkungan pura yang bersih dan terawat, lanjut Semuel, juga mendukung umat untuk melaksanakan persembahyangan dengan lebih nyaman dan khusyuk dalam menghaturkan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Semangat menjadikan kebersihan pura sebagai gerakan rutin juga mendapat dukungan Ketua PHDI Kecamatan Palaran, Tukidja. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal membangun kebiasaan menjaga kebersihan sebelum umat melaksanakan persembahyangan.

“Ini awal yang baik untuk kita agendakan secara rutin. Kalau bisa setiap akan memulai persembahyangan kita laksanakan bersih-bersih pura agar umat yang nantinya beribadah bisa dengan nyaman,” ujar Tukidja.

Kegiatan di Pura Tri Murti merupakan bagian dari implementasi program Green Dharma sekaligus menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Gerakan serupa juga dilaksanakan lembaga keagamaan Hindu, penyuluh agama, pasraman, serta widyalaya di sejumlah kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur.

Selain membersihkan lingkungan pura, beberapa wilayah juga melaksanakan penanaman pohon sebagai bagian dari Green Dharma. Gerakan tersebut menjadi upaya menumbuhkan kesadaran bahwa merawat lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari praktik kehidupan beragama.

Melalui kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan, Green Dharma diharapkan tidak berhenti sebagai agenda pada momentum tertentu, tetapi berkembang menjadi budaya bersama umat Hindu dalam merawat tempat suci dan lingkungan. Semangat tersebut sekaligus menjadi aktualisasi nilai Tri Hita Karana, khususnya membangun keharmonisan hubungan manusia dengan alam.

Usai kegiatan bersih-bersih, Pembimas Hindu, jajaran staf, penyuluh, dan umat Hindu melaksanakan ramah tamah serta menikmati prasadam bersama.

Kontributor : Anak Agung Gede Rada Nugraha Putra


Berita Daerah LAINNYA