Palangka Raya (Bimas Hindu) — Estafet kepemimpinan di Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Tampung Penyang Palangka Raya resmi bergulir. Kampus keagamaan Hindu kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah ini melangsungkan serah terima jabatan dari Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Prof. Dr. I Ketut Sudarsana, S.Ag., M.Pd.H., kepada Rektor definitif terpilih untuk masa bakti 2026–2030, Prof. Tiwi Etika, S.Ag., M.Ag., Ph.D. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diselenggarakan di Ruang Rapat Rektorat Lantai II IAHN Tampung Penyang Palangka Raya, Selasa (11/8/2026).
Dalam sambutan perpisahannya, Prof. I Ketut Sudarsana menyampaikan bahwa pergantian kepemimpinan adalah siklus alamiah dari estafet tanggung jawab, guna memastikan roda institusi terus berkembang dan menebar manfaat yang lebih luas bagi bangsa.
“Ketika saya menerima amanah sebagai Plt. Rektor, tugas utama saya adalah menjaga agar institusi tetap beroperasi maksimal dan memberikan pelayanan paripurna sampai hadirnya rektor definitif. Terima kasih atas dukungan dan kebersamaan seluruh keluarga besar IAHN Tampung Penyang,” ujar Prof. Sudarsana.
Lebih lanjut, ia menitipkan keberlanjutan visi institusi kepada kepemimpinan yang baru. Ia menyadari bahwa tantangan perguruan tinggi ke depan akan semakin kompleks, terutama dalam pusaran transformasi digital, tuntutan akreditasi, dan pemenuhan standar mutu pendidikan.
Oleh karena itu, ia berpesan agar Rektor yang baru senantiasa menjaga jati diri IAHN Tampung Penyang sebagai perguruan tinggi keagamaan yang mengedepankan pembentukan karakter, kepedulian sosial, dan kearifan lokal.
Sementara itu, Rektor IAHN Tampung Penyang Palangka Raya yang baru, Prof. Tiwi Etika, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Prof. I Ketut Sudarsana yang telah mengawal masa transisi kepemimpinan dengan sangat arif dan bijaksana.
Prof. Tiwi menegaskan bahwa nakhoda kepemimpinannya ke depan akan sangat mengedepankan semangat kolaborasi dan inklusivitas seluruh sivitas akademika. Sebagai langkah awal yang terukur, ia telah mencanangkan Tiga Fokus Utama dalam 100 Hari Pertama, yakni:
- Penguatan Mutu Akademik dan Riset: Mengoptimalkan standar luaran penelitian dan kualitas pendidikan.
- Pengembangan Potensi Kemahasiswaan dan Alumni: Meliputi penguatan kompetensi melalui sertifikasi keahlian, pembinaan keagamaan, serta kewajiban program pengasramaan bagi mahasiswa baru semester pertama untuk membentuk karakter yang tangguh.
- Penguatan Digitalisasi Tata Kelola Kampus: Menciptakan ekosistem birokrasi dan pelayanan akademik yang transparan, akuntabel, dan efektif berbasis teknologi.
Selain itu, Prof. Tiwi juga menargetkan perluasan wawasan internasional bagi mahasiswanya melalui rencana program pertukaran dan pengiriman mahasiswa ke Thailand.
“Dalam hidup ini, hendaknya kita dapat bermakna bagi bangsa dan negara. Hidup ini hanya sementara, sehingga kita harus terus bertumbuh dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi kehidupan,” tegas Prof. Tiwi memotivasi jajarannya.
Serah terima jabatan ini menjadi momentum dimulainya babak baru bagi IAHN Tampung Penyang Palangka Raya. Dengan gagasan segar dan optimisme baru, seluruh sivitas akademika diharapkan bersinergi rapat mewujudkan kampus yang semakin maju, bermutu, dan mencetak lulusan berkarakter unggul.
Kontributor: MR