Banyuwangi, (bIMAS hINDU) — Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyuwangi bersama Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Hindu melakukan kunjungan ke rumah Bu Sutami, seorang umat Hindu di Kecamatan Tegaldlimo. Kunjungan ini bertujuan meninjau progres renovasi rumah yang kini memasuki tahap akhir, dengan pengecatan dinding dan pembangunan pelinggih Padmasari sebagai tahap terakhir.
Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Kemenag Banyuwangi, PHDI Kabupaten Banyuwangi, dan para umat Hindu yang menunjukkan kepedulian sosial melalui aksi nyata solidaritas. Penyelenggara Hindu Kemenag Banyuwangi, Oksan Wibowo, mengapresiasi kontribusi semua pihak yang telah turut serta dalam mewujudkan rumah layak huni bagi sesama umat Hindu.
“Kami sangat senang dan bangga. Aksi gotong royong seperti ini menunjukkan kekompakan dan kepedulian kita sebagai umat Hindu. Semoga semangat ini terus tumbuh dan menjadi sumber kebanggaan bersama,” ujar Oksan.
Ia juga mengingatkan Bu Sutami dan keluarga untuk menjaga serta merawat rumah tersebut sebagai bentuk rasa syukur atas anugerah Ida Sang Hyang Widhi Wasa. “Nanti juga akan ada umat yang berpunia membangun pelinggih Padmasari. Maka dari itu, rumah dan pelinggih ini perlu dijaga dan digunakan dengan penuh rasa hormat,” tambahnya.
Usai kunjungan, rombongan melanjutkan kegiatan ke Piodalan di Pura Candra Dharma Purnama, Dusun Persen, Desa Kedungasri. Dalam sambutannya, Oksan menekankan pentingnya pembentukan Dana Abadi Penanggulangan Bencana bagi umat Hindu se-Kabupaten Banyuwangi. Ia mengusulkan pembentukan Badan Dana Kecamatan agar respons terhadap bencana bisa lebih cepat, sistematis, dan efektif.
Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan literasi ajaran Hindu, Penyelenggara Hindu juga menyerahkan 120 eksemplar kitab suci Sarascamuscaya kepada PHDI Desa Kedungasri. Kitab ini merupakan bantuan dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI dan akan didistribusikan kepada umat serta siswa pasraman di wilayah tersebut.