Palangka Raya (BIMAS HINDU) – Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI, menghadiri acara peresmian Balai Induk Kaharingan Garing Ganderang Gedung Kayu Erang Tingang yang dilaksanakan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan peradaban Hindu Kaharingan di Kalimantan Tengah, Kamis,17/04/2025.
Dalam sambutannya, Drs. Arton S. Dohong, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah sekaligus Ketua Panitia Pembangunan, menyampaikan bahwa pembangunan Balai Induk ini merupakan hasil dari dorongan dan semangat tinggi umat Hindu di Kalimantan Tengah, serta dukungan penuh dari Dirjen Bimas Hindu.
“Pembangunan ini tidak terlepas dari bantuan dan dukungan anggaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur. Kami mengucapkan terima kasih atas komitmen tersebut,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa ke depan akan dilakukan pengembangan pendidikan Widyalaya dari jenjang Pratama, Madyama, Adi hingga Utama sebagai bagian dari pembangunan terintegrasi Hindu Kaharingan di wilayah tersebut.
Dirjen Bimas Hindu dalam sambutannya menyampaikan bahwa rekonstruksi peradaban Hindu di Kalimantan Tengah merupakan bagian dari dinamika sejarah Hindu Kaharingan yang berkembang di abad ke-21. “Teman-teman di Kalimantan Tengah adalah penerus peradaban Hindu Nusantara,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Hindu Kaharingan adalah bentuk Hindu yang berakar kuat pada kebudayaan lokal Kaharingan, menjadikan agama ini tidak pernah "kering" karena nilai-nilai budayanya menjadi inti dari peradaban.
Dirjen juga menegaskan bahwa kehadiran bantuan dari Kementerian Agama, termasuk alokasi anggaran sebesar Rp1,5 miliar, merupakan bukti nyata kehadiran negara di tengah-tengah umat Hindu Kaharingan.
Dalam sambutannya, ia menyoroti empat aspek penting dalam berkeyakinan, yakni: emosi keagamaan, komunitas umat (baik Hindu Kaharingan maupun lainnya), ritual, serta tempat pelaksanaan seperti Balai Basarah.
Tak hanya itu, Dirjen juga menitipkan pentingnya pendidikan Hindu di Kalimantan Tengah. Ia mengapresiasi capaian pendidikan dasar yang telah meraih predikat unggul dan mendorong transformasi Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Palangka Raya menjadi universitas. “Kami berharap Bapak Gubernur dapat memberikan rekomendasi untuk perubahan status ini,” katanya.
Dirjen Bimas Hindu mengajak seluruh umat untuk terus mendekatkan diri kepada agama melalui pembangunan spiritual dan pendidikan, serta memperkuat peran guru-guru agama Hindu di wilayah Kalimantan Tengah.
Peresmian ini menjadi simbol kuat hadirnya negara dan pemerintah dalam mendukung eksistensi dan perkembangan Hindu Kaharingan sebagai bagian tak terpisahkan dari kebudayaan dan spiritualitas Nusantara.