Penguatan SDM dan Disiplin ASN Jadi Kunci Peningkatan Kinerja Organisasi dan Pelayanan Publik

Penguatan SDM dan Disiplin ASN Jadi Kunci Peningkatan Kinerja Organisasi dan Pelayanan Publik

Jakarta (Bimas Hindu) - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama melaksanakan pembinaan pegawai secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (12/6/2026). Kegiatan yang diikuti seluruh pegawai Ditjen Bimas Hindu tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan komitmen aparatur dalam meningkatkan kualitas pelayanan, disiplin kerja, dan tata kelola organisasi.

Pembinaan dihadiri oleh Dirjen Bimas Hindu, Sekretaris Ditjen Bimas Hindu, Direktur Urusan Agama Hindu, Direktur Pendidikan Hindu, Pejabat Struktural dan  Fungsional serta pegawai ASN di lingkungan Ditjen Bimas Hindu.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Ditjen Bimas Hindu Dr. ida Made Pidada Manuaba menegaskan pentingnya pengembangan sumber daya manusia sebagai fondasi utama dalam mendukung keberhasilan program-program strategis Bimas Hindu. Menurutnya, tantangan pelayanan keagamaan yang semakin kompleks menuntut aparatur untuk terus meningkatkan kapasitas, profesionalisme, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.

Selain membahas penguatan SDM, Sekretaris Ditjen Bimas Hindu juga menyoroti upaya pembinaan karier ASN melalui berbagai layanan kepegawaian, termasuk percepatan proses kenaikan pangkat dan pengembangan jabatan fungsional.

“Kita ingin memastikan seluruh pegawai mendapatkan hak dan kesempatan yang sama untuk berkembang. Tugas birokrasi adalah memfasilitasi dan membuka ruang pengembangan karier, sehingga potensi ASN dapat berkembang secara optimal,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Urusan Agama Hindu Ida Bagus Kt Drana Arimbawa menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan keagamaan. Menurutnya, keterbatasan sumber daya manusia menjadi salah satu faktor yang perlu mendapat perhatian, seiring meningkatnya kebutuhan layanan dan pelaksanaan program yang semakin kompleks.

Ia menegaskan bahwa penguatan kapasitas aparatur tidak hanya berkaitan dengan penambahan personel, tetapi juga kemampuan pegawai dalam menerjemahkan arah kebijakan ke dalam program kerja yang efektif, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain itu, budaya kerja yang kolaboratif dan berorientasi pada solusi perlu terus diperkuat di lingkungan kerja.

“Kita membutuhkan SDM yang mampu bekerja secara profesional, berpikir sistematis, dan fokus pada penyelesaian tugas. Dengan kolaborasi yang baik dan disiplin yang kuat, kualitas pelayanan kepada umat akan semakin meningkat,” ujarnya.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Sekretaris Ditjen Bimas Hindu menyatakan akan melakukan pemetaan kebutuhan pegawai secara lebih komprehensif, khususnya pada unit-unit yang menghadapi beban kerja tinggi.

“Ke depan terdapat sejumlah agenda besar yang membutuhkan dukungan SDM yang memadai. Karena itu, distribusi pegawai akan terus dievaluasi agar pelaksanaan program dan pelayanan kepada umat dapat berjalan secara efektif,” katanya.

Pada sesi pengarahan, Dirjen Bimas Hindu Prof. I Nengah Duija mengajak seluruh pegawai menjadikan pembinaan sebagai momentum untuk memperkuat integritas, disiplin, dan semangat pelayanan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh program yang dijalankan, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya.

“Pelayanan yang baik lahir dari integritas, tanggung jawab, dan kerja sama yang kuat. Karena itu, setiap pegawai harus memiliki komitmen yang sama untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan menghadirkan manfaat nyata melalui tugas yang diemban,” ujar Dirjen Bimas Hindu.

Menurutnya, setiap evaluasi dan tantangan yang dihadapi organisasi harus dipandang sebagai peluang untuk melakukan perbaikan dan inovasi. Dengan demikian, Ditjen Bimas Hindu dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola dan pelayanan keagamaan yang semakin profesional dan berdampak.

Kegiatan pembinaan berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dari peserta. Forum tersebut menjadi sarana memperkuat komunikasi internal sekaligus menyatukan langkah dalam mendukung pelaksanaan program-program Bimas Hindu yang semakin dinamis.

Pembinaan pegawai ini menegaskan komitmen Ditjen Bimas Hindu untuk terus membangun birokrasi yang adaptif, profesional, dan berintegritas. Penguatan kapasitas SDM, budaya disiplin, serta pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan umat menjadi fokus utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan berkinerja tinggi.

#Ditjen Bimas Hindu #Bimas Hindu #Hindu #Zona Integritas


Berita Pusat LAINNYA