Aadi Masam Tiruvila di Medan, Umat Hindu Tamil Perkuat Tradisi dan Regenerasi

Aadi Masam Tiruvila, tradisi Hindu Tamil terus diwariskan lintas generasi.

Medan (Bimas Hindu) - Perayaan Aadi Masam Tiruvila di Shri Batharakaliamman Kuil, Gang Pasir, Jalan S. Parman, Kota Medan, menjadi bagian dari upaya umat Hindu Tamil menjaga keberlangsungan tradisi keagamaan sekaligus memperkuat kebersamaan. Rangkaian perayaan berlangsung pada 7–9 Agustus 2026 dan mendapat pembinaan dari Bimas Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara.

Pembimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Elirosa Tarigan hadir pada rangkaian kegiatan 7 Agustus 2026. Kehadirannya dimanfaatkan untuk memberikan pembinaan kepada umat sekaligus menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga nilai spiritual dan kebersamaan dalam pelaksanaan tradisi keagamaan.

Elirosa mengatakan Aadi Masam dapat menjadi sarana memperkuat sraddha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Di sisi lain, tradisi yang dilaksanakan bersama juga memiliki nilai sosial karena mempertemukan umat dalam kegiatan keagamaan dan memperkuat hubungan antarsesama.

“Aadi Masam Tiruvila tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga sarana pembinaan umat untuk memperkokoh keimanan, memperkuat nilai-nilai Dharma, serta menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat dalam bingkai kerukunan dan kebhinekaan,” ujar Elirosa.

Rangkaian kegiatan berlanjut hingga puncak perayaan pada Minggu (9/8/2026). Bimas Hindu Sumatera Utara diwakili Arianda Surbakti, S.Pd.H., dan Juwita Br. Meliala. Keduanya turut memberikan pembinaan kepada umat yang mengikuti kegiatan.

Arianda mengapresiasi pengurus kuil, panitia, dan umat yang secara konsisten mempertahankan Aadi Masam Tiruvila. Menurutnya, keberlangsungan tradisi membutuhkan keterlibatan generasi muda agar nilai keagamaan dan budaya yang diwariskan tetap dipahami dan dijalankan.

“Tradisi Aadi Masam Tiruvila mengandung nilai pengabdian, kebersamaan, disiplin spiritual, dan penghormatan kepada leluhur. Nilai-nilai luhur ini perlu terus diwariskan kepada generasi muda agar identitas keagamaan dan budaya Hindu tetap terjaga,” kata Arianda.

Aadi Masam Tiruvila merupakan salah satu tradisi keagamaan yang masih dijalankan umat Hindu Tamil di Sumatera Utara. Pelaksanaannya tidak hanya berkaitan dengan persembahyangan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi umat untuk berkumpul, bergotong royong, dan mempererat hubungan sosial.

Bagi generasi muda, keterlibatan dalam perayaan menjadi kesempatan untuk mengenal tradisi secara langsung. Proses regenerasi tersebut penting agar tradisi tidak berhenti pada pelaksanaan ritual, tetapi nilai yang terkandung di dalamnya dapat dipahami dan diteruskan kepada generasi berikutnya.

Kehadiran Bimas Hindu dalam rangkaian Aadi Masam Tiruvila juga memperkuat fungsi pembinaan dan pelayanan keagamaan kepada umat. Pendampingan dilakukan dengan tetap memberikan ruang bagi umat untuk menjalankan tradisi sesuai karakter dan warisan keagamaan komunitas Hindu Tamil.

Perayaan tersebut menunjukkan bahwa keberagaman tradisi merupakan bagian dari kehidupan umat Hindu di Sumatera Utara. Ketika tradisi dirawat bersama dan diwariskan kepada generasi muda, nilai keagamaan sekaligus kekayaan budaya tetap memiliki tempat dalam kehidupan masyarakat.

Dengan demikian, Aadi Masam Tiruvila tidak berhenti sebagai perayaan tahunan, tetapi menjadi bagian dari proses menjaga kesinambungan tradisi, memperkuat kehidupan keumatan, dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat yang beragam.

Kontributor : I Made Juni Saputra


Berita Daerah LAINNYA