Denpasar (BIMAS HINDU) – Kota Denpasar siap mencatat sejarah baru dalam dunia pendidikan agama Hindu. Dirjen Bimas Hindu Prof. I Nengah Duija, memimpin langsung visitasi lapangan ke Yayasan Widya Sakti Denpasar untuk memastikan kelengkapan administrasi dan fisik tiga proposal pendirian satuan pendidikan Widyalaya, Jumat (03/10/2025).
Jika izin pendirian dan penyelenggaraan ini diterbitkan, Adi Widyalaya Widya Sakti dan Madyama Widyalaya Widya Sakti akan menjadi lembaga pendidikan setingkat SD dan SMP Widyalaya pertama di Kota Denpasar.

Visitasi ini bertujuan untuk memverifikasi kebenaran data kelengkapan administrasi yang telah diajukan sebelumnya. Tiga satuan pendidikan yang disasar sekaligus berada di bawah naungan Yayasan Widya Sakti, yang berlokasi di Desa Penatih, Denpasar Timur. Ketiganya adalah: Pratama Widyalaya Widya Sakti (setingkat TK), Adi Widyalaya Widya Sakti (setingkat SD), dan Madyama Widyalaya Widya Sakti (setingkat SMP).
Dirjen Bimas Hindu tidak hanya memeriksa dokumen, tetapi juga meninjau langsung kegiatan belajar mengajar, interaksi para siswa, serta keberadaan dan kondisi gedung beserta fasilitas pendukung pembelajaran.
Dalam kunjungan penting ini, Dirjen Bimas Hindu Prof. I Nengah Duija didampingi oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Ditjen Bimas Hindu, Kepala Bidang Pendidikan Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, dan Kepala Seksi Pendidikan Hindu Kankemenag Kota Denpasar.

Dalam sambutannya, Dirjen Bimas Hindu Prof. I Nengah Duija, memberikan sinyal positif terkait permohonan tersebut. Beliau menyatakan bahwa laporan awal menunjukkan kekurangan yang ada hanya bersifat administrasi dan dapat segera dilengkapi oleh pihak yayasan.
"Kami sudah mendapatkan laporan. Persyaratan yang kurang sifatnya administratif dan bisa segera dilengkapi. Dengan demikian, izin pendirian dan penyelenggaraan Widyalaya dari Ditjen Bimas Hindu dapat segera diterbitkan," tegas Dirjen Bimas Hindu.
Pernyataan ini disambut baik oleh Ketua Yayasan Widya Sakti Denpasar, I Nyoman Wita. Beliau menyampaikan harapannya agar visitasi ini benar-benar membawa kabar gembira terkait perubahan status ketiga sekolah mereka menjadi Widyalaya.

Sebagai informasi, pengajuan usulan pendirian Widyalaya ini telah disampaikan Yayasan Widya Sakti sejak 19 Agustus 2025. Proses verifikasi dokumen (Desk Evaluation) telah dilakukan oleh tim Ditjen Bimas Hindu pada 24 September 2025, sebelum akhirnya ditindaklanjuti dengan visitasi lapangan hari ini untuk konfirmasi data faktual.
Pengesahan Widyalaya di tingkat dasar dan menengah pertama ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan kualitas dan identitas pendidikan keagamaan Hindu di Kota Denpasar dan Provinsi Bali.