Lampung Tengah (BIMAS HINDU) – Menyongsong perhelatan akbar Utsawa Dharma Gita (UDG) Tingkat Kabupaten Lampung Tengah yang dijadwalkan pada 10–11 Juli 2026 mendatang, jajaran Penyuluh Agama Hindu melakukan langkah akselerasi. Bertempat di Pasraman Wit Mulyo, Kampung Indra Putra Subing, Kecamatan Terbanggi Besar, Rabu (01/07/2026), para penyuluh turun langsung memberikan bimbingan intensif bagi para siswa.
Fokus pembinaan kali ini tidak hanya sekadar mengasah teknik vokal dan pelafalan bait-bait suci Dharma Gita, tetapi juga mencakup pembangunan karakter, kedisiplinan, serta mentalitas juara bagi para peserta. Latihan yang terarah ini dirancang agar para siswa memiliki kesiapan fisik dan mental yang matang sebelum terjun ke panggung kompetisi.
Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari spirit “Membina, Mendidik, dan Membimbing” sebagaimana diamanatkan dalam semangat kerja Kementerian Agama. Melalui pendampingan ini, Penyuluh Agama Hindu berharap para siswa tidak hanya mengejar kemenangan, namun memahami filosofi di balik lantunan Dharma Gita.
Dalam arahannya, Penyuluh Agama Hindu menekankan pentingnya menjaga konsistensi dalam berlatih dan menjadikan ajang UDG sebagai ruang untuk menunjukkan bakat yang berlandaskan pengabdian.
"Ajang Utsawa Dharma Gita ini adalah wadah untuk mengembangkan bakat dan meningkatkan prestasi. Saya berharap siswa Pasraman Wit Mulyo senantiasa menjaga semangat, berlatih dengan sungguh-sungguh, serta menjadikan lantunan Dharma Gita sebagai media untuk memperkuat sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa."
Lebih dari sekadar persiapan lomba, pembinaan berkelanjutan ini menjadi investasi berharga bagi umat Hindu di Lampung Tengah. Dengan memadukan pendidikan karakter dan kecintaan terhadap seni budaya, para penyuluh berupaya membentuk generasi muda yang cerdas secara intelektual, namun tetap memiliki akar spiritual yang kuat.
Diharapkan, melalui pembinaan intensif ini, delegasi dari Pasraman Wit Mulyo mampu memberikan penampilan terbaik dan menjadi representasi generasi Hindu Lampung Tengah yang berkarakter, kompeten, serta mampu menjaga kelestarian warisan budaya bangsa.