Kolaborasi Strategis: IAHN-TP Palangka Raya Cetak Generasi Berkarakter Melalui Program Literasi Bersama Balai Bahasa

Kegiatan Krida Duta Bahasa bagi Generasi Terbina Program Literasi Gelombang III Tahun 2026

Palangka Raya (BIMAS HINDU) — Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Tampung Penyang Palangka Raya bersinergi dengan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan kegiatan Krida Duta Bahasa bagi Generasi Terbina Program Literasi Gelombang III Tahun 2026. Kegiatan pembinaan ini dilangsungkan di Aula Serbaguna IAHN Tampung Penyang Palangka Raya pada Rabu (08/07/2026).

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan IAHN Tampung Penyang, Kepala UPT Bahasa, Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah beserta jajaran, serta para mahasiswa yang tergabung sebagai peserta Krida Duta Bahasa.

Ketua Panitia, Evi Septiasi, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud implementasi kerja sama kelembagaan guna meningkatkan pemahaman dan kepedulian generasi muda terhadap penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, sekaligus mendorong pelestarian bahasa daerah.

"Melalui pembinaan ini, para peserta diarahkan untuk menghasilkan karya tulis berupa esai. Selain menjadi sarana meningkatkan kemampuan menulis, kegiatan ini bertujuan mengasah pola pikir kritis peserta dalam menuangkan gagasan secara sistematis," lapor Evi.

Karya-karya yang dihasilkan nantinya akan dinilai untuk diberikan apresiasi sebagai bentuk penghargaan atas kreativitas literasi mahasiswa.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. Sukardi Gau, M.Hum., dalam sambutannya menjelaskan bahwa istilah Krida berasal dari bahasa Sanskerta yang bermakna aktivitas. Menurutnya, program ini tidak hanya berfokus pada kompetisi menulis, tetapi juga menjadi ruang dialektika mahasiswa.

"Kemampuan menulis merupakan keterampilan yang harus terus dikembangkan karena akan sangat membantu perjalanan akademik, termasuk saat menyusun skripsi. Melalui penulisan esai, mahasiswa belajar menstrukturkan gagasan sehingga tidak hanya memiliki ide, tetapi juga mampu menyampaikannya dalam bentuk tulisan yang berkualitas," terang Dr. Sukardi.

Sementara itu, mewakili Rektor untuk membuka kegiatan secara resmi, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan IAHN Tampung Penyang, Prof. Tiwi Etika, Ph.D., menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif strategis ini. Ia menegaskan bahwa Krida Duta Bahasa merupakan instrumen penting dalam membangun budaya literasi di lingkungan perguruan tinggi keagamaan.

"Krida Duta Bahasa bukan sekadar ajang pengembangan potensi generasi muda, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun karakter, meningkatkan kemampuan berbahasa, memperkuat literasi, serta menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Indonesia sebagai identitas dan pemersatu bangsa," tegas Prof. Tiwi.

Di hadapan para peserta, Prof. Tiwi juga menekankan bahwa di tengah arus globalisasi dan transformasi digital, kemampuan berbahasa harus sejalan dengan karakter, etika, dan kepedulian terhadap budaya bangsa. Para mahasiswa diharapkan mampu menjadi teladan dalam literasi serta agen perubahan yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa.

Melalui kolaborasi berkesinambungan ini, IAHN Tampung Penyang Palangka Raya dan Balai Bahasa Kalteng berharap dapat melahirkan generasi muda dengan kompetensi literasi yang kuat, kritis, dan berkarakter, serta mampu menjadi duta yang berperan aktif menjaga martabat bahasa Indonesia dan warisan budaya bangsa.


Berita Daerah LAINNYA