Merajut Harmoni dan Sradha Bhakti, Umat Hindu Helvetia Menyelami Makna Suci Jelang Aadi Tiruvila 2026

Persembahyangan bersama yang dirangkaikan dengan kegiatan Dharma Wacana

Deli Serdang (BIMAS HINDU) — Dalam rangka menyambut dan mempersiapkan pelaksanaan perayaan Aadi Tiruvila Tahun 2026, umat Hindu Shri Mariamman Kuil Helvetia, Kabupaten Deli Serdang, melaksanakan persembahyangan bersama yang dirangkaikan dengan kegiatan Dharma Wacana pada Selasa (07/07/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus kuil, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda Hindu, serta umat dari berbagai wilayah sekitar.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Staf Bimas Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Dr. Matha Riswan, M.Psi., yang mewakili Pembimbing Masyarakat Hindu Kanwil Kemenag Sumut, Kehadirannya bertujuan untuk menyampaikan Dharma Wacana sekaligus memberikan pembinaan kepada umat Hindu yang akan melaksanakan rangkaian perayaan suci Aadi Tiruvila dalam waktu dekat.

Ketua Shri Mariamman Kuil Helvetia, Pinandita K. Dharma Rajen, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan perhatian berkesinambungan dari jajaran Bimas Hindu Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Utara terhadap umat di Kabupaten Deli Serdang.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Pembimas Hindu Sumatera Utara yang senantiasa memberikan dukungan dan pembinaan. Kehadiran perwakilan Bimas Hindu dalam kegiatan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga semangat kebersamaan, melestarikan tradisi keagamaan, serta mempersiapkan pelaksanaan Aadi Tiruvila dengan sebaik-baiknya. Kami berharap perayaan tahun ini dapat berjalan lancar, khidmat, dan memberikan berkah bagi seluruh umat," ujar Pinandita K. Dharma Rajen.

Dalam Dharma Wacana yang disampaikannya, Dr. Matha Riswan menekankan bahwa Aadi Tiruvila bukan sekadar perayaan tradisi tahunan umat Hindu Tamil, melainkan momentum spiritual yang bermakna mendalam untuk memperkuat hubungan dengan Tuhan sekaligus mempererat persaudaraan sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, indikator keberhasilan perayaan ini tidak hanya diukur dari kemeriahan acara, tetapi dari peningkatan kualitas spiritual umat, tumbuhnya semangat gotong royong, serta pengamalan nilai-nilai dharma dalam kehidupan sehari-hari.

"Aadi Tiruvila merupakan momentum suci untuk meningkatkan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Melalui perayaan ini, umat diajak untuk memperkuat spiritualitas, menjaga persatuan, mempererat tali persaudaraan, serta melestarikan warisan budaya leluhur. Semangat kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan keagamaan seperti ini menjadi kekuatan penting dalam membangun umat Hindu yang harmonis dan berdaya," ungkap Dr. Matha.

Lebih lanjut, ia menyampaikan pesan dari Pembimas Hindu Sumatera Utara yang terus mendorong agar rumah ibadah Hindu tidak hanya difungsikan sebagai tempat persembahyangan semata. Kuil dan pura diharapkan mampu bertransformasi menjadi pusat pembinaan umat, pendidikan keagamaan, pelestarian budaya, serta wadah penguatan karakter generasi muda Hindu.

Secara keseluruhan, suasana persembahyangan dan Dharma Wacana berlangsung dengan penuh kekhidmatan serta semangat kekeluargaan. Dialog dan interaksi yang terbangun antara umat, pengurus kuil, dan perwakilan Bimas Hindu menjadi sarana efektif dalam mempererat komunikasi sekaligus memperkuat sinergi pembinaan kehidupan keagamaan Hindu di Deli Serdang.

Melalui kegiatan ini, diharapkan puncak perayaan Aadi Tiruvila 2026 di Shri Mariamman Kuil Helvetia kelak dapat berjalan tertib, aman, dan penuh makna spiritual, serta makin memperkokoh persatuan umat dalam mewujudkan kehidupan beragama yang moderat.


Berita Daerah LAINNYA