Integrasikan Sains dan Kearifan Lokal, Mahasiswa PTKH UHN Sugriwa Raih Dua Medali di Kancah Nasional

Mahasiswa PTKH UHN Sugriwa Raih Dua Medali di Kancah Nasional

Malang, (Bimas Hindu) – Kualitas pendidikan di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu (PTKH) kembali menunjukkan taringnya di level nasional. Delegasi mahasiswa Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar berhasil mengharumkan nama institusi dengan memboyong dua medali sekaligus pada ajang bergengsi Pekan Ilmiah Nusantara (PIN) 2025 yang digelar di Malang Creative Centre, 15–16 November 2025.

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa PTKH tidak hanya unggul dalam bidang teologi, namun juga mampu bersaing dalam inovasi sains dan teknologi yang adaptif terhadap pelestarian budaya nusantara.

Sinergi Teknologi Modern dan Pelestarian Kitab Suci

Prestasi membanggakan pertama adalah Medali Perak pada kategori Lomba Esai Nasional. Tim yang terdiri dari I Kadek Swedia Pradnya Yasa, I Gusti Ayu Ari Eka Putri (Prodi Pendidikan Bahasa Inggris), dan Ni Kadek Sandita Ningsih (Prodi Sastra Agama & Pendidikan Bahasa Bali) menghadirkan inovasi bertajuk:

“Rancang System Dry Cabin Otomatis pada Gedong Penyimpenan Lontar Berbasis Arduino”

Inovasi ini dinilai sangat strategis bagi umat Hindu dan pelestarian budaya nasional. Para mahasiswa berhasil menggabungkan teknologi mikrokontroler (Arduino) untuk menciptakan sistem penyimpanan otomatis yang menjaga suhu dan kelembapan ideal bagi naskah Lontar. Hal ini merupakan terobosan penting dalam upaya digitalisasi dan perawatan fisik pustaka suci keagamaan agar tidak lapuk dimakan zaman.

Kontribusi Nyata bagi Masyarakat Urban

Tak berhenti pada pelestarian budaya, mahasiswa UHN Sugriwa juga menunjukkan kepedulian terhadap isu sosial dan pangan. I Kadek Swedia Pradnya Yasa kembali menyumbangkan Medali Perunggu melalui inovasi individu:

“Inovasi Sistem Aquapon (Aquarium Hidroponik)”

Karya ini menawarkan solusi cerdas bagi pertanian dan perikanan terpadu di lahan sempit perkotaan. Ini menunjukkan bahwa generasi muda Hindu mampu berpikir kritis dan solutif terhadap tantangan global.

Bukti Daya Saing PTKH

Keberhasilan ini diraih setelah bersaing ketat dengan lebih dari 450 finalis dari 85 perguruan tinggi se-Indonesia. Di bawah bimbingan dosen Dr. I Putu Andre Suhardiana, tim UHN Sugriwa membuktikan bahwa kolaborasi lintas disiplin ilmu (Bahasa, Sastra Agama, dan Teknologi) dapat melahirkan karya yang berdampak luas.

Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika PTKH di Indonesia untuk terus berkarya, meneliti, dan berinovasi demi kemajuan pendidikan tinggi Hindu serta kejayaan Nusantara.


Berita Daerah LAINNYA