Tumbuhkan Harapan Baru, Ratusan Warga Binaan Lapas Narkotika Bangli Terima Bimbingan Rohani Hindu

Bimbingan Rohani kepada 100 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bangli.

Bangli (Bimas Hindu) — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangli terus memperluas jangkauan layanan keagamaannya ke berbagai lapisan masyarakat. Pada Rabu (5/8/2026), Penyuluh Agama Hindu Kemenag Bangli, I Wayan Sudarma dan Ni Wayan Wiraswastini, hadir memberikan Bimbingan Rohani kepada 100 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bangli.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan berkesinambungan yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan mental dan spiritual warga binaan. Harapannya, mereka mampu membangun kembali karakter positif agar siap menjalankan fungsi sosialnya saat kembali ke tengah masyarakat kelak.

Pada kesempatan tersebut, para penyuluh menyajikan materi bertajuk "Ketuhanan Hindu dan Hubungannya dengan Konsep Tantra". Materi ini menguraikan bahwa dalam ajaran Hindu, Tantra merupakan salah satu metode spiritual untuk memperluas kesadaran menuju pembebasan melalui pengembangan potensi laten yang dimiliki oleh setiap manusia.

Konsep ini menekankan bahwa setiap individu, terlepas dari masa lalunya, memiliki kekuatan batin yang dapat dibangkitkan melalui pengendalian diri, disiplin spiritual, serta pengamalan nilai-nilai Dharma dalam kehidupan sehari-hari.

Para warga binaan diajak untuk memahami bahwa perubahan hidup selalu dimulai dari kesadaran untuk mengenali potensi diri, serta tekad mengendalikan pikiran, perkataan, dan perbuatan.

"Setiap orang senantiasa memiliki potensi kebaikan dalam dirinya. Melalui pemahaman ajaran Hindu, potensi tersebut dapat dibangkitkan dan diarahkan menjadi kekuatan untuk memperbaiki diri. Pembinaan rohani ini kami harapkan menjadi bekal bagi warga binaan untuk membangun kehidupan yang lebih bermakna, produktif, dan selaras dengan nilai-nilai Dharma setelah bebas nanti," ujar I Wayan Sudarma di hadapan para warga binaan.

Usai pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang berlangsung hangat dan partisipatif. Warga binaan diberikan ruang yang aman untuk menyampaikan pandangan, berbagi pengalaman, serta berdialog mengenai langkah-langkah praktis mengenali potensi diri. Diskusi tersebut sekaligus menjadi sarana refleksi untuk menumbuhkan motivasi dan rasa percaya diri.

Bimbingan rohani di Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli ini merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui pelayanan rutin Penyuluh Agama Hindu Kemenag Bangli. Melalui pendekatan yang edukatif, persuasif, dan humanis, Kemenag Bangli berkomitmen menghadirkan layanan yang inklusif dan moderat bagi seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.

Pembinaan ini menjadi bagian dari ikhtiar Kementerian Agama dalam memperluas akses "Layanan Keagamaan Berdampak" guna menumbuhkan harapan dan semangat perubahan menuju kehidupan yang lebih berkualitas.

 

Kontributor: I Made Sudiana


Berita Daerah LAINNYA