LANUS Permudah Layanan TPG, Guru Agama Hindu Nusa Penida Tak Perlu Menyeberang ke Daratan

LANUS hadir mendekatkan layanan, mempermudah guru, dan menjangkau hingga wilayah kepulauan.

Klungkung (Bimas Hindu) – Kementerian Agama Kabupaten Klungkung kembali menghadirkan pelayanan administrasi yang lebih dekat bagi masyarakat kepulauan melalui Layanan Nusa Penida (LANUS). Program ini dimanfaatkan untuk melayani pengumpulan laporan amprah Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi Guru Pendidikan Agama Hindu se-Kecamatan Nusa Penida yang berlangsung di SD Negeri 1 Kutampi selama dua hari, 3–4 Agustus 2026.

Pelayanan tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama mendekatkan akses layanan administrasi kepada para guru di wilayah kepulauan. Dengan adanya LANUS, guru Pendidikan Agama Hindu tidak lagi harus menyeberang ke Klungkung daratan hanya untuk menyerahkan dan memverifikasi dokumen laporan amprah TPG.

Kegiatan dihadiri Plt. Kepala Seksi Pendidikan Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klungkung, I Wayan Winda Kusuma, bersama Koordinator Pengawas Guru Pendidikan Agama Hindu Kabupaten Klungkung, Ni Made Artini, serta Pengawas Guru Pendidikan Agama Hindu jenjang SMP dan SMA/SMK, I Made Kukuh.

Selama pelaksanaan kegiatan, tim memberikan pelayanan pemeriksaan kelengkapan berkas, pendampingan administrasi, serta konsultasi bagi guru yang masih perlu melengkapi dokumen. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh laporan amprah TPG memenuhi persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku sehingga proses pencairan tunjangan dapat berjalan tertib dan tepat waktu.

Plt. Kepala Seksi Pendidikan Agama Hindu Kankemenag Klungkung, I Wayan Winda Kusuma, mengatakan kehadiran LANUS merupakan bentuk komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan pelayanan publik yang menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah kepulauan.

"Melalui LANUS, kami ingin memastikan layanan administrasi dapat diakses lebih mudah oleh guru-guru di Nusa Penida. Selain mempermudah proses pengumpulan berkas, layanan ini juga menjadi ruang pendampingan agar setiap dokumen yang diajukan sesuai dengan ketentuan sehingga pelayanan berlangsung lebih efektif, efisien, dan berkualitas," ujar Winda Kusuma.

Menurutnya, pendekatan pelayanan langsung di wilayah kepulauan juga menjadi sarana memperkuat koordinasi antara Kementerian Agama, pengawas, dan guru Pendidikan Agama Hindu dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan administrasi secara cepat tanpa menambah beban waktu maupun biaya perjalanan.

Pelaksanaan LANUS mendapat apresiasi dari para guru Pendidikan Agama Hindu di Nusa Penida. Selain memangkas jarak pelayanan, kegiatan tersebut dinilai memberikan kepastian dan kemudahan dalam penyelesaian administrasi TPG.

Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Hindu Nusa Penida, Ni Luh Putu Sujantindriasih, menilai kehadiran layanan tersebut sangat membantu para guru di wilayah kepulauan.

"LANUS memberikan kemudahan bagi guru-guru di Nusa Penida karena seluruh proses administrasi dapat dilakukan lebih dekat. Kami berharap layanan seperti ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga pelayanan kepada guru semakin cepat, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan di lapangan," katanya.

Melalui LANUS, Kementerian Agama Kabupaten Klungkung terus memperkuat transformasi pelayanan publik yang berorientasi pada kemudahan akses, pemerataan layanan, dan peningkatan kualitas pelayanan administrasi bagi pendidik agama Hindu. Program ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen menghadirkan layanan yang adaptif terhadap kondisi geografis sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan.

 

Kontributor : I Made Juni Saputra


Berita Daerah LAINNYA