UHN Sugriwa Targetkan Pembukaan Fakultas Kedokteran Berbasis Kearifan Lokal pada 2026

Media Gathering bertema “Ekoteologi sebagai Manifestasi Asta Protas

Bangli (Kemenag) — Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa terus mematangkan rencana pendirian Fakultas Kedokteran (FK). Rektor UHN IGB Sugriwa, I Gusti Ngurah Sudiana, menegaskan bahwa fakultas kedokteran pertama di lingkungan PTKN Hindu ini ditargetkan mulai menerima mahasiswa baru pada akhir 2026.

Informasi tersebut disampaikan dalam agenda Media Gathering bertema “Ekoteologi sebagai Manifestasi Asta Protas: UHN I Gusti Bagus Sugriwa di Panggung World Class University” yang diselenggarakan di Kampus Kubu, Bangli, Selasa (9/12/2025).

“Kami berharap pada akhir 2026, FK UHN IGB Sugriwa sudah dapat membuka pendaftaran mahasiswa baru,” ungkap Sudiana.

Sudiana menuturkan bahwa persiapan pembentukan FK dilakukan secara bertahap sejak tahun lalu. Pembangunan sarana prasarana, penyusunan kurikulum, hingga pemenuhan kebutuhan SDM terus dikebut. Dalam waktu dekat, Kementerian Kesehatan akan melakukan visitasi guna menilai kesiapan institusi.

“Kami menunggu visitasi dari Kemenkes agar izin operasional Fakultas Kedokteran dapat diterbitkan pada 2026,” jelasnya.

FK UHN Sugriwa nantinya tidak hanya mengajarkan kedokteran modern, tetapi juga memadukan pengetahuan lokal khas Bali.

“Mahasiswa akan mendapat tambahan ilmu seperti energi buana alit, energi prana, yoga, dan berbagai bentuk kearifan lokal lainnya,” kata Sudiana.

Integrasi ini sejalan dengan pengembangan ekoteologi dan Asta Protas yang menjadi fondasi pembentukan karakter dan keilmuan di UHN Sugriwa menuju standar global.

Upaya pendirian FK mendapat dukungan penuh dari Kementerian Agama, Pemerintah Provinsi Bali, dan Pemerintah Kabupaten Bangli. Pemkab Bangli bahkan telah menghibahkan lahan seluas 5,9 hektare serta gedung asrama untuk mempercepat realisasi FK.

“Pemkab Bangli berkomitmen mendukung penuh pendirian FK UHN Sugriwa. Harapannya, September 2026 fakultas ini sudah siap menerima mahasiswa,” tegas Kepala BKPSDM Bangli, I Made Mahindra Putra, mewakili Bupati.
Selain dukungan lahan, pemerintah daerah juga menyiapkan tenaga pendukung sebagai bagian dari sinergi penguatan pendidikan tinggi di Bali.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pendidikan Tinggi Ditjen Bimas Hindu, I Ketut Sudarsana, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan media gathering.

“Ini bukan hanya wadah bertemunya insan media, melainkan bukti keterbukaan dan kolaborasi dalam menyebarkan nilai-nilai pendidikan Hindu,” ujarnya.

Sudarsana menekankan posisi strategis UHN Sugriwa sebagai pusat pengembangan SDM unggul sekaligus sebagai institusi rujukan keilmuan Hindu.

Rektor UHN Sugriwa juga memaparkan sejumlah capaian dan program akademik kampus. Ia memastikan kegiatan media gathering akan dijadikan agenda tahunan sebagai bentuk keterbukaan kampus kepada media. Acara dipandu oleh Dewa Ayu Endrawati Putri dan dihadiri pimpinan universitas, termasuk Direktur Pascasarjana Relin Denayu Ekawati, jajaran wakil rektor, serta civitas akademika.


Berita Daerah LAINNYA