Wujudkan Ekoteologi, Penyuluh Agama Hindu Sidrap Gelar Aksi Peduli Lingkungan

Kegiatan Gerakan Menanam Pohon dan Peduli Lingkungan

Toddang Pulu (Bimas Hindu) – Kelompok Penyuluh Agama Hindu Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) melaksanakan kegiatan Gerakan Menanam Pohon dan Peduli Lingkungan sebagai bentuk nyata komitmen menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup. Kegiatan ini berlangsung di kawasan Bulu Lowa, Kelurahan Toddang Pulu, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, pada Minggu (12/10/2025).

Gerakan ini merupakan bagian dari program prioritas Menteri Agama Nasaruddin Umar, yang menaruh perhatian besar terhadap penguatan nilai-nilai keagamaan melalui pelestarian alam. Program ini mendapat dukungan penuh dari Bapak Menteri Agama, sebagai wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan kehidupan beragama yang selaras dengan kelestarian lingkungan.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa agama harus menjadi kekuatan moral dalam menjaga bumi, karena merawat alam sama halnya dengan menjaga ciptaan Tuhan. “Gerakan peduli lingkungan bukan hanya tanggung jawab ekologis, tetapi juga spiritual. Ketika kita menanam pohon, sejatinya kita sedang menanam kebaikan bagi kehidupan,” pesan Menag Nasaruddin Umar dalam berbagai kesempatan.

Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan kerja sama lintas sektor antara Penyelenggara Hindu Kementerian Agama Kabupaten Sidrap, UPTD KPH Bila Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan, TNI, Polisi Kehutanan (Polhut), Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh), serta Komunitas Peduli Lingkungan dan Sesama (KPLS).

Penyelenggara Hindu Kemenag Sidrap, Soefarto, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar acara simbolis, melainkan wujud tanggung jawab bersama dalam menjaga keseimbangan ekosistem demi keberlanjutan kehidupan.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang berpartisipasi — dari TNI, Polhut, penyuluh, hingga masyarakat. Menanam pohon bukan sekadar menanam batang dan daun, tetapi juga menanam harapan untuk bumi yang lebih hijau di masa depan,” ujar Soefarto.

Sementara itu, Ketua Pokjaluh Agama Hindu Sidrap, Armanda, mengungkapkan rasa bangganya atas semangat dan kekompakan peserta dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Semoga kegiatan ini berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus mencintai dan menjaga alam,” ucapnya.

Kegiatan ditutup dengan penanaman berbagai jenis bibit pohon produktif dan pelindung di sekitar kawasan Bulu Lowa. Melalui gerakan ini, para penyuluh berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga kelestarian alam merupakan bagian dari dharma dan pengamalan ajaran agama Hindu dalam kehidupan sehari-hari.

Gerakan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mewujudkan visi Kementerian Agama di bawah kepemimpinan Menteri Agama Nasaruddin Umar, yaitu memperkuat moderasi beragama berbasis ekoteologi. Dengan dukungan penuh dari Bapak Menteri Agama, kegiatan seperti ini diharapkan terus berkelanjutan dan menginspirasi seluruh umat beragama untuk hidup harmonis dengan alam.


Berita Daerah LAINNYA