Dirjen Bimas Hindu Tekankan Pentingnya Strategi Terukur dalam Pencapaian Visi IAHN Tampung Penyang Palangka Raya

Kegiatan Sosialisasi Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi Tahun 2025

Palangka Raya (BIMAS HINDU) — Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Tampung Penyang Palangka Raya melaksanakan kegiatan Sosialisasi Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi Tahun 2025 yang berlangsung pada Kamis (16/10/2025). Kegiatan ini dihadiri secara daring oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama Republik Indonesia, serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh Hindu di Kalimantan Tengah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain perwakilan Gubernur Kalimantan Tengah, Perwakilan Wali Kota Palangka Raya, Kakanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah, Ketua PHDI Kalimantan Tengah, perwakilan perguruan tinggi, mitra perbankan, serta kepala sekolah dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah.

Dalam sambutannya, Rektor IAHN Tampung Penyang Palangka Raya, Dr. Mujiyono, S.Ag., M.Ag menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan momentum penting dalam mewujudkan visi kampus sebagai pusat kajian Hindu yang unggul dan berdaya saing.

“Kampus ini berdiri dengan semangat integrasi antara Hindu dan Kaharingan. Dalam bahasa Sanskerta, haring berarti hidup, sedangkan kaharingan berarti kehidupan. Nilai inilah yang menjadi roh dalam penyusunan visi, misi, dan strategi IAHN Tampung Penyang,” ujar Dr.  Mujiyono.

Lebih lanjut, Beliau menegaskan bahwa visi kampus periode 2025–2029 adalah menjadi pusat kajian Hindu yang unggul dan berdaya saing.
Konsep pusat kajian Hindu yang dimaksud tidak hanya berfokus pada ajaran dalam kitab Veda, tetapi juga mengintegrasikan Hindu Nusantara dan Hindu Kaharingan yang sarat dengan nilai-nilai kearifan lokal.

“Kami ingin menjadikan IAHN Tampung Penyang sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mengajarkan agama Hindu secara ritual, tetapi juga sebagai pusat pengembangan ilmu, sains, dan teknologi yang berbasis spiritualitas dan budaya lokal,” imbuhnya.

Salah satu strategi pencapaian visi tersebut antara lain dilakukan melalui program pemberdayaan masyarakat berbasis spiritualitas, ekoteologi, ekonomi kreatif, dan budaya lokal.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Visi, misi, dan strategi yang disusun perguruan tinggi menjadi kompas arah untuk mewujudkan masyarakat Kalimantan Tengah yang berdaya saing tinggi. Hal ini sejalan dengan program prioritas daerah yakni satu rumah satu sarjana,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi berharap agar IAHN Tampung Penyang terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia Hindu di Kalimantan Tengah.

Dalam arahannya, Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama menegaskan bahwa sebuah visi tidak hanya menjadi pernyataan ideal, tetapi harus dapat diimplementasikan melalui strategi yang jelas, terukur, dan realistis.

“Visi bukan sekadar narasi, tetapi komitmen jangka panjang untuk mencapai tujuan. Setiap visi harus spesifik, dapat diukur, dan memiliki strategi yang mampu menunjukkan keunggulan dan daya saing lembaga,” tegas Prof. I Nengah Duija.

Dirjen juga mengingatkan pentingnya penyusunan strategi yang terukur agar visi lembaga tidak bersifat ambigu.

“Saya melihat strategi yang ada perlu diperkuat agar lebih konkret. Keunggulan dan daya saing harus dijelaskan dalam bentuk langkah-langkah strategis yang realistis, dengan memperhatikan potensi sumber daya manusia dan infrastruktur yang dimiliki,” tambah Prof. I Nengah Duija.

Di akhir arahannya, Dirjen Bimas Hindu mengajak seluruh sivitas akademika IAHN Tampung Penyang untuk fokus dan konsisten dalam mewujudkan visi kampus sebagai pusat kajian Hindu yang unggul dan berdaya saing.

“Visi ini harus mampu menginspirasi dan memotivasi seluruh elemen, baik internal maupun eksternal. Dengan kerja bersama dan strategi yang matang, saya yakin IAHN Tampung Penyang dapat menjadi rujukan nasional dalam pengembangan kajian Hindu di Indonesia,” pungkasnya.


Berita Pusat LAINNYA