Ditjen Bimas Hindu Gelar Webinar Moderasi Beragama, Perkokoh Peran Penyuluh Agama Hindu di Era Digital

Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama (Kemenag) RI menggelar Webinar Penguatan Moderasi Beragama bagi Penyuluh Agama yang akan dilaksanakan pada tanggal 30 September hingga 2 Oktober 2024 mendatang.

JAKARTA, (BIMAS HINDU) - Penyuluh agama memiliki peran strategis dalam membangun dan menjaga harmoni sosial melalui penyebaran nilai-nilai moderasi beragama. 

Di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks dan era digital yang cepat berkembang, penyuluh agama dituntut untuk memahami tantangan keberagaman, sekaligus mampu memanfaatkan teknologi dalam menjalankan tugas mereka. 

Untuk mewujudkan peran strategis penyuluh agama di masyarakat, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu (Ditjen Bimas Hindu) Kementerian Agama (Kemenag) RI menggelar Webinar Penguatan Moderasi Beragama bagi Penyuluh Agama yang akan dilaksanakan pada tanggal 30 September hingga 2 Oktober 2024 mendatang.

"Webinar ini bertujuan untuk memberikan wawasan, keterampilan, dan strategi kepada para penyuluh agama dalam menjalankan peran mereka secara efektif dan relevan di era saat ini," kata Dirjen Bimas Hindu Prof. I Nengah Duija di Jakarta, Jumat (27/9/2024).

Selain itu, lanjut dia, acara ini untuk memfasilitasi penyuluh agama Hindu mengenai strategi praktis untuk mengatasi tantangan keberagaman dalam bimbingan keagamaan serta meningkatkan keterampilan penyuluh agama dalam memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan pesan moderasi beragama di dunia digital.

Prof. Duija mengatakan bahwa acara ini akan diikuti oleh penyuluh agama Hindu dari berbagai daerah yang berperan dalam bimbingan dan penyuluhan keagamaan di masyarakat.

Harapannya, di webinar ini, kata Prof. Duija, semua peserta mampu memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai moderasi beragama dalam tugas penyuluhan mereka. Kemudian, peserta dapat mengidentifikasi tantangan keberagaman dan menerapkan pendekatan multikultural yang inklusif.

Selain itu, peserta mampu memanfaatkan teknologi digital untuk menyebarkan narasi positif tentang moderasi beragama.

Kasubdit Penyuluhan Ditjen Bimas Hindu Ni Wayan Pujiastuti menambahkan, webinar ini menjadi implementasi proyek perubahan Sistem manajemen konflik ramah umat (SIMAKRAMA) dengan memberikan peningkatan kapasistas penyuluh agama sebagai garda terdepan dalam pembinaan umat dan implementasi SIMAKRAMA.

"Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas penyuluh agama dalam menghadapi tantangan keberagaman di Indonesia, sekaligus mempersiapkan mereka untuk lebih aktif dalam menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama baik secara langsung maupun melalui platform digital," harapnya.


Berita Pusat LAINNYA