DENPASAR, (BIMAS HINDU) - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu (Ditjen Bimas Hindu) saat ini tengah melakukan penyempurnaan pedoman Kompetisi Seni dan Saintek Widyalaya dan Pasraman Tingkat Nasional sebagai dasar bagi pengembangan kreativitas, kecerdasan, dan spiritualitas bagi siswa Hindu.
Direktur Pendidikan Hindu, Trimo menyampaikan bahwa agenda ini bertujuan untuk merumuskan pedoman kompetisi yang lebih komprehensif dan relevan dalam membina generasi muda Hindu Indonesia.
"Pedoman baru ini penting sebagai dasar bagi pengembangan kreativitas, kecerdasan, dan spiritualitas para peserta. Selain itu juga untuk memastikan kompetisi dapat berjalan dengan lebih terarah dan berkualitas,” kata Tromo dalam sambutannya di acara Penyempurnaan Pedoman Kompetisi Seni, Saintek Widyalaya dan Pasraman Tingkat Nasional di Denpasar, Rabu (18/9/2024).
Direktur Pendidikan Hindu berharap, pedoman tersebut mampu mengarahkan peserta untuk lebih inovatif, kompetitif, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai spiritualitas.
Adapun Kompetisi Seni, Saintek Widyalaya, dan Pasraman Tingkat Nasional ini merupakan transformasi dari yang sebelumnya Jambore Pasraman Tingkat Nasional. Kompetisi ini nantinya akan mencakup 8 cabang lomba, meliputi :
1. Lomba Cipta Baca Puisi
2. Lomba Cerdas Cermat
3. Lomba Yoga
4. Lomba Podcast
5. Lomba Vlog
6. Lomba Bercerita
7. Lomba Matematika
8. Lomba P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Kebhinekaan)
Dengan adanya penyempurnaan ini, kompetisi akan dibagi menjadi dua kategori, yaitu : kategori khusus peserta dari Widyalaya dan kategori gabungan antara Widyalaya dan Pasraman.
Perubahan ini diharapkan mampu memperkuat posisi Widyalaya sebagai pusat pendidikan Hindu yang tidak hanya mengutamakan nilai akademis, tetapi juga seni dan budaya.
Kompetisi ini juga diharapkan tidak hanya meningkatkan prestasi individu, tetapi juga menginspirasi peserta untuk membawa perubahan positif di komunitas mereka.
"Kami berharap, melalui ajang ini, generasi muda Hindu dapat terus berkembang menjadi pribadi yang berprestasi, berwawasan luas, dan memiliki kepribadian yang tangguh berlandaskan nilai-nilai Pancasila serta Bineka Tunggal Ika," pungkasnya.