Kualitas Pendidikan Terus Digenjot, 3 Widyalaya di Sulawesi Tengah Siap Menuju Negeri

Kualitas Pendidikan Terus Digenjot, 3 Widyalaya di Sulawesi Tengah Siap Menuju Negeri

SULAWESI TENGAH, (BIMAS HINDU) -  Peningkatan kualitas pendidikan Hindu terus digenjot oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu (Ditjen Bimas Hindu) Kementerian Agama (Kemenag) RI. Kali ini di wilayah provinsi Sulawesi Tengah telah ada 3 satuan pendidikan Widyalaya yang akan berproses untuk meraih status negeri. 

Kaitannya dengan hal itu, Direktur Pendidikan Hindu Trimo terjun langsung mengunjungi Widyalaya di Provinsi Sulawesi Tengah tersebut untuk melakukan peninjauan pada hari Sabtu-Minggu, (8-9/9/2024). Dalam kunjungan tersebut, Trimo turut didampingi oleh Pembimas Hindu Sulteng.

Adapun ketiga Widyalaya yang siap dinegerikan tersebut yaitu: Widyalaya Wira Dharma Palu, Madyama Widyalaya Dwi Jendra di Kecamatan Rio Pakava dan Madyama Widyalaya Dwi Jendra Donggala.

Trimo mengawali kunjungannya ke Widyalaya Wira Dharma Palu. Dalam kesempatan Itu, Trimo meninjau pembangunan gedung asrama yang akan digunakan oleh peserta didik putri sekolah tersebut.

Ketua Yayasan dan Kepala Sekolah Utama Widyalaya Wira Dharma saat mendapat kunjungan dari Direktur Pendidikan Hindu menyatakan kesiapan untuk memulai persiapan penegerian di Widyalaya Wira Dharma.

"Saat ini, sekolah memiliki 24 siswa di kelas X, 33 siswa di kelas XI, dan 25 siswa di kelas XII, dengan dukungan lima guru dan tiga tenaga kependidikan. Kesiapan ini didukung oleh kolaborasi antara keluarga, sekolah, komite, dan yayasan yang bersinergi dalam mencapai tujuan bersama," ungkapnya.

Selanjutnya, Trimo melanjutkan kunjungannya ke Madyama Widyalaya Dwi Jendra di Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala pada hari Minggu (9/9/2024). Selain memantau pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), Direktur juga memberikan pembinaan kepada wali murid. Di sana, Kepala Sekolah, Ketua Yayasan, dan Komite menyatakan komitmennya untuk mendukung proses penegerian. 

Saat ini, Madyama Widyalaya Dwi Jendra Donggala saat ini memiliki 20 siswa di kelas VII, dengan 7 guru dan 3 tenaga kependidikan. Semua pihak yang terlibat berkomitmen untuk mempercepat proses penegerian agar sekolah dapat semakin berdaya saing dalam memberikan pendidikan yang berkualitas.

Sementara itu, Widyalaya terakhir yaitu Adi Widyalaya Guna Dharma juga menunjukkan kesiapan untuk ikut serta dalam proses penegerian. 

Pembimas Hindu Provinsi Sulawesi Tengah menyatakan komitmennya untuk mengawal penegerian sekolah ini, yang memiliki 145 siswa dari kelas I hingga VI, dengan 7 guru dan 5 tenaga kependidikan.

Direktur Pendidikan Hindu dalam kunjungan tersebut menekankan pentingnya pengumpulan data dukung untuk penegerian serta identifikasi permasalahan yang mungkin timbul. Selain itu, koordinasi yang lebih erat antara keluarga, sekolah, komite, dan yayasan diperlukan untuk merumuskan solusi yang tepat dan memastikan kelancaran proses ini.

"Upaya penegerian 3 satuan pendidikan Widyalaya ini diharapkan nantinya dapat meningkatkan akses dan mutu pendidikan Hindu di Sulawesi Tengah, dengan dukungan penuh dari semua pihak terkait," pungkas Trimo.


Berita Pusat LAINNYA