Gianyar (Bimas Hindu) – Dirjen Bimas Hindu Kemenag, Prof. I Nengah Duija, menghadiri pelaksanaan Tawur Agung dalam rangkaian Karya Agung Ngenteg Linggih, Mamungkah, Ngusaba Agung, Mlaspas Mapedagingan, Pedudusan Agung, Manawa Ratna, dan Tawur Balik Sumpah Agung di Pura Dalem Suka Luwih, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, Minggu (14/6/2026). Kehadiran Dirjen Bimas Hindu merupakan bagian dari undangan untuk turut ngrastitiang atau mendoakan agar seluruh rangkaian yadnya berlangsung lancar dan sukses.
Kehadiran Dirjen Bimas Hindu dalam upacara tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pelestarian tradisi dan penguatan kehidupan keagamaan umat Hindu. Sejumlah tokoh turut hadir dalam kesempatan itu, di antaranya penglingsir Puri Sukawati dan Puri Ubud, anggota DPR, serta tokoh masyarakat. Kebersamaan para tokoh dan krama dalam rangkaian yadnya mencerminkan kuatnya semangat gotong royong dan bhakti yang menjadi fondasi pelaksanaan Karya Agung di Pura Dalem Suka Luwih.
Suasana sakral menyelimuti area pura sejak pagi hari. Iringan gamelan dan rangkaian upacara yang berlangsung khusyuk mencerminkan kuatnya semangat ngayah serta kebersamaan krama dalam menyukseskan salah satu karya besar yang digelar di wilayah Sukawati tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. I Nengah Duija menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat dalam melaksanakan yadnya. Menurutnya, Karya Agung menjadi wujud nyata pengabdian umat dalam menjaga keseimbangan hubungan antara manusia, alam semesta, dan Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
“Yadnya merupakan manifestasi ketulusan dan pengorbanan suci yang dilandasi sraddha dan bhakti. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan krama dalam karya ini menjadi kekuatan penting untuk menjaga keberlangsungan nilai-nilai Dharma dan warisan budaya Hindu,” ujar Duija.
Prajuru Ageng Dalem Suka Luwih menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Dirjen Bimas Hindu beserta para undangan yang telah berkenan hadir untuk ikut ngrastitiang rangkaian Karya Agung. Kehadiran berbagai unsur masyarakat dan tokoh dinilai menjadi penyemangat bagi krama dalam melaksanakan seluruh tahapan upacara.
“Kami sangat berbahagia dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Dirjen Bimas Hindu beserta seluruh undangan yang telah meluangkan waktu untuk turut ngrastitiang dan mendoakan kelancaran karya ini. Kehadiran beliau menjadi kebahagiaan sekaligus dukungan moral bagi seluruh krama,” ujar Prajuru Ageng Dalem Suka Luwih.
Pada kesempatan yang sama, Dirjen Bimas Hindu juga menyerahkan sebuah genta kepada pengempon Pura Dalem Suka Luwih. Genta tersebut nantinya akan digunakan oleh pinandita dalam pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan dan pelayanan umat di lingkungan pura.
Penyerahan genta disambut penuh rasa hormat oleh krama dan pengurus pura. Selain memiliki fungsi penting dalam pelaksanaan upacara, genta juga menjadi simbol dukungan terhadap penguatan pelayanan keagamaan serta pelestarian tradisi spiritual yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat.
Karya Agung di Pura Dalem Suka Luwih masih akan berlangsung hingga beberapa pekan ke depan dengan berbagai rangkaian upacara yang melibatkan krama dan pengayah dari berbagai wilayah. Semangat bhakti, kebersamaan, dan gotong royong yang mewarnai pelaksanaan yadnya tersebut menjadi cerminan kuatnya komitmen masyarakat dalam menjaga kesucian pura serta melestarikan warisan nilai-nilai Hindu bagi generasi mendatang.
#Bimas Hindu #Hindu #Zona Integritas