Jakarta (BIMAS HINDU) — Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama menggelar kegiatan Service Excellence Peningkatan Kapasitas Jabatan ASN Ditjen Bimas Hindu selama dua hari, pada 29–30 Oktober 2025, bertempat di Ruang Sidang Lantai 14 Ditjen Bimas Hindu, Jakarta.
Kegiatan ini diikuti oleh ASN dari unit kerja Ditjen Bimas Hindu, termasuk CPNS Ditjen Bimas Hindu. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur dalam memberikan pelayanan publik yang prima, cepat, tepat, santun, dan berorientasi pada kebahagiaan masyarakat.
Kegiatan Hari Pertama dibuka oleh Sekretaris Ditjen Bimas Hindu yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya pembenahan sistem pelayanan di lingkungan Ditjen Bimas Hindu.
“Dari pelayanan ini kami tata sistemnya dan memberikan pelatihan-pelatihan kepada pegawai. Saya berharap teman-teman yang muda serta CPNS semangatnya jangan berkurang walaupun statusnya akan segera berubah menjadi PNS. Bagi kami yang penting teman-teman bekerja dengan maksimal,” ujar Dr. Ida Made Pidada.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa ASN harus menjadi pelopor pelayanan yang humanis dan membahagiakan.
“Jangan nyaman dilayani, tapi nyamannya melayani. Tujuan terbentuknya PTSP Pancadatu adalah memberikan pelayanan yang maksimal dan memuaskan. Namun ternyata memuaskan saja tidak cukup pelayanan harus cepat, tepat, santun, dan memberikan kebahagiaan,” tambahnya.
Beliau juga berpesan agar setiap ASN mencintai tugasnya.
“Cintailah tugas itu, jangan jadikan beban. Karena ketika tugas dijadikan beban, maka tidak akan maksimal dan tidak membahagiakan,” tutupnya.
Selama dua hari, peserta mendapatkan pembekalan dari tim narasumber mengenai pentingnya service excellence dalam dunia kerja ASN. Materi yang disampaikan menekankan bahwa bekerja harus dilakukan dengan fokus, kemampuan mendengar yang baik, serta kesadaran untuk terus beradaptasi dengan perubahan zaman dan teknologi.
Hari pertama diisi dengan pemberian materi, sesi ice breaking, dan motivasi kerja. Sementara hari kedua berfokus pada pelatihan berpenampilan profesional dan sopan sebagai representasi pelayanan publik yang baik, serta kegiatan team building melalui simulasi membangun menara yang menggambarkan pentingnya perencanaan, kerjasama, pengendalian, dan keamanan dalam setiap kegiatan.
Menutup kegiatan di hari kedua, Dirjen Bimas Hindu memberikan arahan motivatif kepada seluruh peserta. Beliau menekankan bahwa kunci kepemimpinan dan pelayanan yang baik adalah kemampuan mengelola diri.
“Jika belum selesai dengan diri sendiri, maka jangan jadi pemimpin. Selesaikan dulu tentang diri sendiri, baru bisa mengurus orang lain,” tegas Prof. I Nengah Duija.
Beliau juga mengingatkan pentingnya bekerja dengan niat yang benar.
“Kerja itu adalah bekerja sesuai perintah Tuhan. Jika bekerja dengan perintah Tuhan, maka prestasi akan lebih cemerlang. Jangan anggap orang lain sebagai rintangan, tapi sebagai mitra,” ujarnya.
Dirjen Bimas Hindu juga memberikan pesan inspiratif tentang perjuangan dalam meraih kesuksesan.
“Tidak ada sukses tanpa perjuangan. Di balik badai pasti ada hikmah. Saya yakin teman-teman sudah berusaha dengan baik dan mulai berubah. Setidaknya, sekarang sudah mulai ada senyum yang membahagiakan dan senyum itu akan menular kepada masyarakat yang datang ke Ditjen Bimas Hindu,” tegas beliau.
Di akhir penutupnya, beliau menyampaikan apresiasi kepada narasumber yang telah memberikan bimbingan selama kegiatan berlangsung.
“Terima kasih kepada tim Mas Widodo sebagai narasumber yang telah membimbing kami,” pungkasnya.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari peserta. Nova, salah satu peserta, menyampaikan apresiasinya,
“Terima kasih kepada Bapak Dirjen, Pak Sekretaris, dan para narasumber. Kami belajar banyak tentang bagaimana memberikan pelayanan prima kepada stakeholder, karena core bisnis Ditjen Bimas Hindu adalah pelayanan, sebagaimana ditegaskan dalam pelayanan Pancadatu.”
Sementara Yudanto, perwakilan CPNS, juga menyampaikan hal serupa.
“Kami berterima kasih atas pelatihan ini. Banyak hal yang kami pelajari sebagai bekal untuk memberikan pelayanan terbaik kepada umat,” ujarnya.
Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh ASN Ditjen Bimas Hindu semakin siap menjadi pelayan publik yang profesional, berintegritas, dan sejalan dengan semangat Service Excellence untuk umat dan bangsa.