BERITA

Pendalaman Fungsi dan Program RKA-KL Tahun 2016

Jakarta (DBH) - Komisi VIII DPR RI melaksanakan konsinyering dengan Ditjen Bimas Kristen, Katolik, Hindu dan Buddha untuk masa persidangan IV Tahun sidang 2014-105.

Dalam Pertemuan ini dibuka Ketua Komisi VIII DPR RI, Dr.Saleh Partaonan Daulay di Hotel Santika Premiere Petamburan Jakarta, pada hari Senin tanggal 22 Juni 2015. Konsinyering kali ini untuk melakukan Pendalaman Fungsi dan Program RKA-KL Tahun 2016 dari masing-masing unit eselon I serta mempertimbangkan pandangan dan saran Anggota Komisi VIII DPR RI.

Dirjen Bimas Hindu I Ketut Widnya, didampingi Sekretaris Ditjen Bimas Hindu I Wayan Suharta dan Plt.Kabag Perencanaan Ni Wayan Pujiastuti memaparkan Pagu Indikatif RKA-KL Tahun Anggaran 2016.

Dirjen Bimas Hindu dalam kali ini mengusulkan tambahan anggaran untuk tahun 2016 sebesar Rp 369.204.669.000,- (Tiga Ratus Enam Puluh Sembilan Miliar Dua Ratus Empat Juta Enam Ratus Enam Puluh Sembilan Ribu Rupiah) yang akan dialokasikan untuk belanja operasional dan belanja prioritas.

Komisi VIII DPR RI untuk mendesak Dirjen Bimas Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha agar meningkatkan kualitas rencana kerja tahun 2016 dengan memperhatikan dan menindaklanjuti pandangan Pimpinan dan Anggota Komisi VIII DPR RI, antara lain :

    Memperhatikan sebaran program dan anggaran berdasarkan pemerataan dan aspirasi daerah
    Menyampaikan data sebaran rencana program bantuan lembaga keagamaan tahun 2016 berikut persyaratannya kepada Komisi VIII DPR RI untuk mengoptimalkan pengawasan
    Memperhatikan target setiap program dan anggaran tahun 2016 sehingga diperoleh capaian yang efektif, jelas dan terukur.
    Meningkatkan kerjasama dengan anggota Komisi VIII DPR RI dalam perencanaan, realisasi dan pengawasan program serta kegiatan keagamaan yang berasal dari aspirasi daerah.
    Memperhatikan penyelesaian tunjangan profesi guru agama dan guru di sekolah keagamaan yang terhutang.
    Menyampaikan data mutakhir sebaran jumlah umat di tiap provinsi beserta jumlah rumah ibadahnya.
    Pandangan dan pendapat anggota Komisi VIII DPR RI ini agar dijadikan bahan penyempurnaan RKA-KL tahun 2016.

Akhir Konsinyering ini Komisi VIII DPR RI mendesak Dirjen Bimas Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha Kementerian Agama RI untuk segera menyerahkan rencana program tahun 2015 berikut juknis dan sebaran lokasinya. (pp)
.