BERITA

Pembimas Membuka Kegiatan Pembinaan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat Hindu Di Banyumas

Pembinaan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat di Banyumas

BIMAS HINDU MELAKSANAKAN PEMBINAAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI UMAT HINDU PEDESAAN UNTUK MEMBANGUN KESEJAHTERAAN UMAT HINDU. Banyumas 28 Oktober 2016

Bimas Hindu sebagai organisasi vertikal melaksnakan tugas sesuai dengan Peraturan Menteri Agama Nomor : 13 tahun 2012 Pembimbing Masyarakat Hindu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 396 ayat (1) huruf j mempunyai tugas melaksanakan pelayanan, bimbingan, pembinaan, dan pengelolaan sistem informasi di bidang bimbingan masyarakat Hindu. Sejalan dengan peraturan tersebut Bimas Hindu melaksankan Pembinaan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat Hindu Pedesaan sebagai implementasi Program yang dicanangkan.

Kegiatan yang dilasanakan selama satu hari yaitu pada tanggal 28 Oktober 2016 bertempat di Gedung Pasraman Satya Dharma Bhakti, Desa Klinting, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas mengambil tema Melalui Pembinaan Dan Pemberdayaan Ekonomi Umat Kita Tingkatkan Sradha Dan Bhakti. Pelaksanaan pembinaan diikuti oleh 40 (empat Puluh) orang peserta yang merupakan umat Hindu yang berada di Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini di isi oleh tiga narasumber dari lingkungan Bimas Hindu yaitu I Dewa Made Artayasa menyampaikan materi yang berjudul Peran Modernisasi Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Umat, Jaka Suyitna menyampaikan materi yang berjudul Peningkatan Kesejahteraan Umat Melalui Bantuan Pemberdayaan Umat dan Tri Wahono menyampaikan materi yang berjudul Tata Kelola Administrasi Kelompok Pemberdayaan Ekonomi Umat.

Dalam pembukaan Pembinaan pemberdayaan Ekonomi Umat Hindu Pedesaan Pembimas Hindu dalam sambutanya mengatakan 1. Meningkatkan kesejahteraan umat tugas pokok seluruh komponen masyarakat, 2. Pemerintah hanya bersifat Motifator, Mediator dan Fasilitator, 3. Kerjasama yang baik antara komponen masyarakat Hindu perlu ditingkatkan sehingga tidak terjadi prasangka tidak bersalah dalam pelaksanaan dan pengelolaan lembaga Hindu yang ada di Kabupaten Banyumas, 4. Membuka akses seluas-luasnya untuk menyampaikan kegiatan-kegiatan terkait dengan kegiatan sosial keagmaan Hindu, dan 5. Transparansi seluas-luasnya dengan lembaga keagamaan lainya, dengan demikian pemberdayaan ekonomi umat dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat secara luas. Ungkap I Dewa Made Artayas.

Untuk membangun masyarakat Hindu yang mendiri diperlukan kelompok pemberdayaan ekonomi yang nantinya akan mampu memberikan peningkatan kesejahteraan bagi anggota kelompok, sehingga secara umum memiliki kemampuan untuk menghidupi anggota kelompok dan kesejahteraan umat Hindu. *Wahonogol*
.