BERITA

Plt. Ka. Kemenag Klaten Menyerahkan Sk Pada penyuluh Non PNS

Penyerahan SK Penyuluh Agama Hindu Kabupaten Klaten

Klaten 23 Pebruari 2017, Sebanyak Sembilan belas (19) SK Penyuluh Agama Hindu Non Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Klaten diserahkan Plt. Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten H. Anif Solikhin, S.Ag, M.Si. di damping oleh Penyelenggara Hindu Suyamto, S.Ag.


Dalam sambutan dan arahan H. Anif Solikhin, S.Ag, M.Si. Penyuluh agama adalah para juru penerang penyampai pesan bagi masyarakat mengenai prinsip-prinsip dan etika nilai keberagamaan yang baik. Hasil akhir yang ingin dicapai dari penyuluh agama, pada hakekatnya ialah terwujudnya kehidupan masyarakat yang memiliki pemahaman mengenai agamanya secara memadai yang ditunjukan melalui pengamalannya yang penuh komitmen dan konsistensi seraya disertai wawasan multikultur untuk mewujudkan tatanan kehidupan yang harmonis dan saling menghargai satu sama lain.

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi maka tantangan tugas para penyuluh agama Hindu semakin berat, karena dalam kenyataan kehidupan di tataran masyarakat mengalami perubahan pola hidup yang menonjol. Dalam situasi demikian, dalam menuju keberhasilan kegiatan penyuluhan tersebut, maka perlu sekali keberadaan penyuluh agama kalau di agama Hindu salah satunya penyuluh agama fungsional tingkat terampil untuk memiliki kemampuan, kecakapan yang memadai sehingga mampu memutuskan menentukan sebuah proses kegiatan bimbingan dan penyuluhan dapat berjalan sistematis, berhasil guna, berdaya guna dalam upaya pencapaian tujuan yang diinginkan. Jelas H. Anif Solikhin, S.Ag, M.Si.


Suyamto sebagai Penyelenggara Hindu Kabupaten Klaten menyampaikan dengan terbitnya Sk Penyuluh Agama Hindu Non Pegawai Negeri Sipil yang merupakan bekal utama penyuluh dalam melakukan penyuluhan, diharapkan penyuluh dapat menjadi motor dalam setiap kegiatan yang diprogramkan baik dari Penyelenggara maupun dari lembaga Parisada Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Klaten. Kedepan penyuluh harus lebih banyak membangun komunikasi dengan umat, lembaga dan Penyelenggara untuk dapat mempermudah dalam system penyuluhan yang dilaksanakan. *Wohonogol*
.