HOT NEWS
Berita
Senin, 18 September 2017, 14:55

Pengumuman Pemenang Lomba Pemilihan Keluarga Sukinah Kabupaten/Kota se-Bali Tahun 2017

Diskusi terkait hasil penilaian juri atas masing-masing peserta Lomba Pemilihan Keluarga Sukinah Kabupaten/Kota Se-Bali Tahun 2017 telah selesai dilaksanakan tepat waktu. Tiga aspek utama yang dinilai dari masing-masing keluarga yaitu aspek administrasi, aspek lingkungan dan aspek sosial. Diskusi tersebut menghasilkan pemenang/juara lomba yang selanjutnya telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali. Menindaklanjuti hal tersebut, Bidang Urusan Agama Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali kemudian mengundang seluruh pemenang Lomba Pemilihan Keluarga Sukinah Kabupaten/Kota Se-Bali Tahun 2017 (6 keluarga) dan juga 3 keluarga yang belum beruntung diwakili oleh Kepala Seksi Urusan Agama Hindu Kantor Kementerian Agama masing-masing pada hari Senin, 18 September 2017 untuk hadir bersama-sama di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali.Kepala Seksi Pemberdayaan Umat Bidang...
Selasa, 12 September 2017, 14:48

Juara Temu Karya Ilmiah Perguruan Tinggi keagamaan Hindu Tingkat Nasional VI Tahun 2017 Di Lampung

550 peserta dosen dan mahasiswa dari 11 perguruan Tinggi Keagamaan Hindu mengikuti 14 jenis lomba TKI PTKH Tingkat nasional VI di Lampung. Acara yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama yang berlangsung tanggal 4-8 September 2017 di lampung. Setelah berlatih dan melakukan persiapan yang matang akhirnya hari pengumuman yang ditunggu telah tiba. Berikut para Juara dari masing masing lomba.Presentasi Proposal Penelitian Kategori DosenJuara I UNHI DenpasarJuara II IHDN DenpasarJuara III STAHN TP Palangka RayaPresentasi Proposal Penelitian Kategori MahasiswaJuara I STAHN Gde Pudja MataramJuara II IHDN DenpasarJuara III STAH Dharma Sentana SultengPresentasi Hasil Penelitian Kategori DosenJuara I IHDN DenpasarJuara II STAH LampungJuara III UNHI DenpasarPresentasi Hasil Penelitian Kategori MahasiswaJuara I IHDN DenpasarJuara...
Selasa, 12 September 2017, 14:38

Penutupan Temu Karya Ilmiah Keagamaan Hindu Tingkat Nasional Tahun 2017

TKI Temu Karya Ilmiah Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu yang berlangsung dari tgl 4-8 September 2017 di Lampung telah resmi ditutup oleh Dirjen Bimas Hindu Prof. Drs. I KETUT WIDNYA. M.A., M.Phil., Ph.D.Ajang Keagamaan yang diikuti oleh 11 perguruan tinggi keagamaan Hindu, antara lain Institusi Hindu Dharma Negri (IHDN) Depansar, Sekolah Tinggi Agama Hindu Negri (STAHN) Gde Pudja Mataram, Sekolah Tinggi Agama Hindu Negri (STAHN) Tampung Penyang Palangka Raya, STAH Dharma Nusantara Jakarta, STAH Santika Daharma Malang, STAH Dharma Sentana Palu,Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klanten, STAH Lampung, STKIP Agam Hindu Singaraja, STKIP Agama Hindu Amlampura Karangasem dan Universitas Hindu (UNHI), telah mengikuti 14 jenis lomba yang disediakan dan siap mendengarkan juara juara yang akan dipaparkan dalam acara penutupan tersebut.Sebelum acara berakhir, Direktur Jenderal Bimbingn Masyarakat Hindu I Ketut Widnya dalam pidatonya memberi apresiasi yang luar biasa kepada...
Jumat, 18 Agustus 2017, 16:23

Doa Bersama Dilakukan di Pura Agung Jagatnatha

Pekanbaru (Bimas Hindu) - Dalam Rangka memperingati HUT Ke 72 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kasrem 031 Menggelar Doa bersama di Pura Agung Jagatnatha, Jalan Rawa Mulya, Sidomulyo Timur, Pekanbaru pada 17 Agustus 2017.Turut hadir pada acara doa bersama Korem Wirabima, diwakili Kasrem I Nyoman Parwata M.Tr, Provos Danlanud, Putu Nova, Pembimbing Masyarakat Hindu, Nengah Sujati S.Ag, Perwakilan WHDI oleh Susi Rahayu serta diramaikan umat Hindu yang ada di Pekanbaru.Acara yang berlangsung selama satu jam ini dari pukul 17.00 sampai 18.00 dipimpin Pinandita Mangku Wayan Sutama, dengan Mengangkat Tema "Indonesia lebih kasih sayang".Kasrem 031, I Nyoman Parwata M.Tr mengatakan gelaran doa bersama itu merupakan wujud ucapan syukur atas kemerdekaan yang diraih Indonesia pada usia ke 72 tahun ini,Dirinya menuturkan bahwa kegiatan doa bersama ini juga merupakan bentuk keberagaman dan kemajemukan Bangsa Indonesia. Menurutnya, sudah saatnya...
Rabu, 16 Agustus 2017, 10:24

Jambore Pasraman Mampu Tingkatkan Kreativitas Anak

Pekanbaru Bertempat di Hotel Winstar, Jl. M.Ali No. 118 Pekanbaru, Bimas Hindu menggelar acara Seleksi Jambore Pasraman se-Provinsi Riau dengan mengangkat tema melalui Seleksi Jambore Pasraman kita tingkatkan daya kreatifitas anak dalam pendidikan Pasraman di Provinsi Riau yang dibuka Oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau melalui Pembimbing Masyarakat Hindu, Nengah Sujati, S.Ag.didampingi Ketua PHDI Kota Pekanbaru, I Ketut Sukawinasa dan Ketua WHDI Kota Pekanbaru, Yunis Ekawati pada Jumat, 11 Agustus 2017.Jambore Pasraman merupakan wahana bagi generasi muda Hindu untuk memupuk rasa cinta tanah air sekaligus membangun kebhinekaan Nusa dan bangsa papar Nengah membuka sambutannya. Ada beberapa perlombaan yang akan kita laksanakan secara bersamaan...
Selasa, 15 Agustus 2017, 09:14

Lahirkan Guru Agama Hindu Nusantara Multitalenta

Sidoarjo (Bimas Hindu)- Guna meningkatkan profesionalisme dan kompetensi Guru Agama Hindu Nusantara secara berkelanjutan, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu menggelar kegiatan Orientasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru Agama Hindu Tahun 2017 di Hotel Swiss Bellinn Airport Juanda Surabaya.Direktur Jenderal Bimas Hindu, I Ketut Widnya mengatakan kegiatan PKB akan memberikan talenta kepada guru agama Hindu agar kelak mereka bisa semakin berkembang dan multitalenta.Guru Agama Hindu mempunyai peranan yang sangat besar dalam pembangunan revolusi mental Bangsa Indonesia demi terciptanya generasi emas 2045," tegas Ketut Widnya ketika membuka secara resmi kegiatan PKB, Senin (14/08/2017).Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 14 s/d 16 Agustus ini nantinya berimplikasi pada perolehan angka kredit untuk kenaikan pangkat/jabatan fungsional guru.Ketut Widnya yang juga sebagai pemateri Kebijakan...
Rabu, 9 Agustus 2017, 13:28

Pembimas Hindu Kaltim tutup Loka Sabha IV PHDI Kabupaten Kutai Timur

Sangatta (Bimas Kaltim). Pembimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur Drs. Anak Agung Gede Raka Ardita, M.Si menutup secara resmi Kegiatan Loka Sabha IV Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Kutai Timur di Q Hotel Thomas Square pada Sabtu, 29 Juli 2017.Loka Sabha IV yang bertema Tingkatkan Kerukunan dan Kinerja Dengan Semangat Dharma Dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika ini diikuti 6 perwakilan PHDI se-Kabupaten Kutai Timur diantaranya Kecamatan Sangatta Utara, Kecamatan Rantau Pulung, Kecamatan Long Mesangat, Kecamatan Kongbeng, Kecamatan Kaubun, Kecamatan Kaliorang dan perwakilan Organisasi Keagamaan dan Pemuda Hindu di Kabupaten Kutai Timur.Kegiatan yang dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Timur Drs. M. Irawansyah, M.Si dihadiri pula Ketua PHDI Provinsi Kalimantan Timur I Made Subamia dan Ketua DPP Peradah Kalimantan Timur I Nyoman Budhiyasa.Loka Sabha IV ini kembali memilih I...
Selasa, 8 Agustus 2017, 15:29

Lomba Pemilihan Keluarga Sukinah Kabupaten/Kota se-Bali Tahun 2017

(Ura Hindu) Denpasar, 8 Agustus 2017Guna mendorong terciptanya keluarga yang bahagia, sejahtera dan dapat menjadi panutan dalam kehidupan bermasyarakat, maka Bidang Urusan Agama Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali mengadakan Lomba Pemilihan Keluarga Sukinah Kabupaten/Kota Se-Bali Tahun 2017. Penilaian mulai dilaksanakan pada akhir bulan Juli sampai dengan awal bulan Agustus tahun 2017 dengan mengunjungi kediaman masing-masing peserta Lomba Pemilihan Keluarga Sukinah di kabupaten/kota se-Bali.Tujuan pelaksanaan Lomba Pemilihan Keluarga Sukinah adalah sebagai berikut:Membina Keluarga Hindu agar menjadi keluarga yang bahagia, sejahtera dan dapat menjadi panutan dalam kehidupan bermasyarakat.Untuk memberikan pemahaman yang mendasar kepada umat Hindu tentang Keluarga...
Sabtu, 29 Juli 2017, 16:03

Membangun Karakter Bangsa Berlandaskan Pancasila

Pembangunan karakter bangsa yang sudah diupayakan dengan berbagai bentuk, hingga saat ini belum terlaksana dengan optimal. Hal ini tercermin dari kesenjangan sosial-ekonomi-politik yang masih besar, kerusakan lingkungan yang terjadi di berbagai pelosok negeri dan masih terjadinyaketidakadilan hukum, pergaulan bebas dan pornografi yang terjadi di kalanganremaja, kekerasan dan kerusuhan, korupsi yang akhirnya merambah pada semuasektor kehidupan masyarakat. Bisa kita lihat pada saat ini banyak dijumpai tindakan anarkis,konflik sosial, penuturan bahasa yang buruk dan tidak santun, sertaketidaktaataan berlalu lintas.Surakarta (Bimas Hindu) Pancasila sebagai dasar Negara sangat penting untuk dipahami dan hayati, sebagai anak bangsa yang memiliki kepedulian terhadap tantangan berbagai permasalahan. Pancasila akan dapat masuk dan menjadi kekuatan dalam jiwa keagamaan, pengendalian diri, kepribadian yang berkarakter, kecerdasan, berakhlak yang...
Selengkapnya
Opini
Selengkapnya
Majalah Internal
Selengkapnya
Renungan

Akrodhena jayet krodham, asadhum sadhuna jayet, jayet kadaryam danena, jayet satyena canrtam (Udyogaparwa 38. 73-74) Artinya : Taklukkanlah kemarahan orang lain tanpa kemarahan, taklukkanlah penjahat dengan kebaikan, taklukkanlah orang yang kikir dengan sifat saling memberi, taklukkanlah kebohongan dengan kebenaran

Socyanti jamayo yatra, vinasyatyacu tatkulam, na socanti tu yatraita, wardhate taddhi sarvada (Manawa Dharmasastra III.5) Artinya : Dimana wanita hidup dalam kesedihan, maka keluarga itu cepat akan hancur berantakan, tetapi dimana wanita itu tidak menderita, maka keluarga itu akan selalu bahagia).

Guha nidhim parivitam asmani anante Rgveda 1.130.3 Artinya : Bahwa di gunung-gunung mengandung harta benda yang amat bernilai. Maka dari itu mari kita lestarikan alam di sekitar kita. Jangan membuang sampah sembarangan di alam terbuka (gunung, hutan, sungai, danau, laut)

Mitrasya ma caksusa sarvani bhutani samiksantam,Mitrasyaham caksusa sarvani bhutani samikse,Mitrasya caksusa samiksamaheYayur Weda XXXVI.18Artinya : Semoga semua mahluk memandang kami dengan pandangan mata seorang sahabat, semoga saya memandang semua makluk sebagai seorang sahabat, semoga kami berpandangan penuh persahabatan.

Wasita nimitanta manemu laksmi, wasita nimitanta pati kapangguh, wasita nimitanta manemu duhka, wasita nimitanta manemu mitra(Nitisastra, Sargah V. bait 3). Artinya : Karena berbicara engkau menemukan kebahagiaan,karena berbicara engkau mendapat kematian, karena berbicara engkau akan menemukan kesusahan, dan karena berbicara pula engkau mendapat sahabat.
Media Sosial