Asah Moralitas Sejak Dini, Penanaman Nilai Budi Pekerti Sasar Generasi Muda Hindu dalam Posyandu Remaja

Penyuluh Agama Hindu terus bergerak aktif dalam membentengi moral generasi bangsa

Bangli (Bimas Hindu) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli melalui Penyuluh Agama Hindu terus bergerak aktif dalam membentengi moral generasi bangsa. Langkah nyata ini diwujudkan melalui gelaran bimbingan dan penyuluhan keagamaan yang menyasar kelompok Generasi Muda Hindu di Banjar Dinas Karang Suung Kaja, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Selasa (23/6). Kegiatan strategis ini dilaksanakan secara kolaboratif bersamaan dengan momentum Posyandu Remaja sebagai upaya integratif dalam membentuk karakter dan mentalitas generasi muda sejak dini.

Dalam kesempatan tersebut, pilar pembinaan difokuskan pada penguatan aspek moralitas dengan mengangkat tema sentral “Menanamkan Nilai Budi Pekerti”. Materi ini dikemas secara dialogis dengan target utama membentuk postur generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki keluhuran etika, sikap sopan santun, rasa hormat yang mendalam kepada orang tua, guru, serta sesama, sekaligus mampu mengaktualisasikan nilai-nilai luhur ajaran Agama Hindu dalam dinamika kehidupan sehari-hari.

Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli, I Wayan Budayasa, menegaskan bahwa budi pekerti merupakan pondasi paling krusial dalam membangun arsitektur karakter generasi muda yang berakhlak mulia, beretika, dan bertanggung jawab. Menurutnya, di tengah derasnya arus globalisasi, tantangan moral remaja menjadi semakin kompleks sehingga membutuhkan benteng spiritual yang kuat.

“Budi pekerti adalah pondasi paling awal dan utama dalam membangun karakter generasi muda yang berakhlak mulia, beretika, dan bertanggung jawab. Di era digital seperti sekarang, tantangan moral remaja sangat kompleks. Melalui pemahaman serta penerapan nilai-nilai budi pekerti yang bersumber dari ajaran dharma ini, kami berharap generasi muda kita dapat membentengi diri dari berbagai perilaku negatif dan mampu menjadi pelopor kebaikan serta teladan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” tegas I Wayan Budayasa.

Suasana penyuluhan berjalan semakin dinamis dan komprehensif karena diintegrasikan dengan aspek kesehatan fisik. Dalam kegiatan Posyandu Remaja tersebut, para peserta juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis serta pemberian vitamin dari petugas Puskesmas setempat guna mendukung tumbuh kembang remaja secara optimal. Sinergi antara pemeliharaan kesehatan fisik dan pembinaan mental-spiritual ini mendapat apresiasi tinggi serta sambutan hangat dari para remaja yang mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh antusias.

Sepanjang sesi bimbingan, para peserta tampak aktif membangun ruang diskusi dan bertukar pikiran mengenai tantangan moral remaja di era modern. Dinamika kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan dibalut semangat kebersamaan yang kental. Melalui pendekatan persuasif ini, penanaman nilai-nilai budi pekerti diharapkan tidak sekadar menjadi wacana teoritis, melainkan mampu meresap menjadi pedoman hidup (way of life) bagi generasi muda Hindu dalam menjawab berbagai tantangan zaman.

Kegiatan bimbingan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus menggulirkan pembinaan keagamaan kepada generasi muda secara konsisten dan berkelanjutan. Langkah simultan ini dinilai vital demi mewujudkan generasi masa depan Hindu yang tidak hanya cerdas dan berkarakter, namun juga tetap teguh memegang akar budaya serta senantiasa berjalan berlandaskan nilai-nilai suci dharma.


Berita Daerah LAINNYA