Kintamani (Bimas Hindu) - Menyiapkan generasi muda yang cerdas tidak cukup hanya melalui pendidikan akademik. Pembentukan karakter, penguatan moral, dan pembinaan spiritual menjadi bekal penting agar remaja mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Semangat itulah yang diusung dalam kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang dilaksanakan Penyuluh Agama Hindu Kemenag Kabupaten Bangli di SMP Negeri 4 Kintamani, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan yang diikuti para siswa dengan penuh antusias tersebut menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam membekali remaja dengan nilai-nilai kehidupan yang tidak hanya mendukung prestasi akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang berkarakter, beretika, dan bertanggung jawab.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya menjaga etika pergaulan, meningkatkan disiplin belajar, menghormati orang tua dan guru, serta memperkuat nilai-nilai keagamaan sebagai pedoman dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan.
Penyuluh Agama Hindu menjelaskan bahwa masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan jati diri. Oleh karena itu, generasi muda perlu dibekali pemahaman yang kuat mengenai nilai-nilai moral dan spiritual agar mampu mengambil keputusan yang tepat di tengah berbagai tantangan perkembangan zaman.
“Remaja saat ini hidup di tengah arus informasi yang sangat cepat. Karena itu, mereka perlu memiliki pondasi karakter yang kuat agar mampu membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik, serta tetap berpegang pada nilai-nilai dharma dalam setiap langkah kehidupan,” ujarnya.
Selain pembinaan keagamaan, siswa juga diberikan motivasi untuk mengenali potensi diri, mengembangkan kemampuan yang dimiliki, serta membangun semangat dalam meraih cita-cita. Para peserta diajak memahami bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh sikap disiplin, kerja keras, dan kemampuan menjaga integritas.
Menurut penyuluh, generasi muda Hindu harus mampu menjadi pribadi yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh agama dan budaya.
“Kunci masa depan ada pada diri kalian sendiri. Terus belajar, hormati orang tua dan guru, serta jangan pernah berhenti mengembangkan potensi yang dimiliki. Karakter yang baik akan menjadi modal utama untuk meraih kesuksesan,” pesannya di hadapan para siswa.
Kepala SMP Negeri 4 Kintamani menyambut baik pelaksanaan program BRUS dan mengapresiasi sinergi yang terjalin antara sekolah dengan Penyuluh Agama Hindu dalam mendukung pembinaan peserta didik.
Menurutnya, pendidikan karakter menjadi kebutuhan yang semakin penting di tengah perubahan sosial yang berlangsung begitu cepat. Karena itu, kehadiran program pembinaan seperti BRUS dinilai mampu memberikan penguatan nilai-nilai positif yang mendukung proses pendidikan di lingkungan sekolah.
“Program ini sangat bermanfaat bagi siswa karena memberikan penguatan moral, spiritual, dan motivasi yang sejalan dengan tujuan pendidikan karakter di sekolah,” ungkapnya.
Dari ruang-ruang pembinaan seperti inilah fondasi generasi masa depan dibangun. Ketika ilmu pengetahuan berjalan beriringan dengan nilai spiritual dan karakter yang kuat, maka akan lahir generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
#Bimas Hindu #Penyuluh Hindu Bangli