Dharma Tula di Karang Endah, Umat Hindu Diajak Memahami Makna Spiritual Ajaran Hindu

Dharma Tula di Karang Endah, Umat Hindu Diajak Memahami Makna Spiritual Ajaran Hindu

Lampung Tengah (Bimas Hindu) - Upaya memperkuat pemahaman ajaran Hindu di tengah masyarakat terus dilakukan melalui pendekatan dialogis dan pembinaan langsung kepada umat. Salah satunya terlihat dalam kegiatan Dharma Tula yang dilaksanakan Penyuluh Agama Hindu Kabupaten Lampung Tengah, I Ketut Ginada, bersama umat Hindu di Kampung Karang Endah, Kecamatan Terbanggi Besar, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang pembinaan keagamaan yang tidak hanya membahas tata pelaksanaan ritual Hindu, tetapi juga mengupas makna filosofis dan nilai spiritual di balik setiap ajaran yang dijalankan umat dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui metode Dharma Tula atau dialog interaktif, umat diberikan kesempatan menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi dalam praktik keagamaan. Diskusi berkembang mulai dari pelaksanaan yadnya, penerapan nilai susila dalam kehidupan sosial, hingga menjaga sraddha dan bhakti di tengah perubahan sosial dan perkembangan zaman.

Penyuluh Agama Hindu Kabupaten Lampung Tengah I Ketut Ginada menekankan pentingnya pemahaman Tattwa sebagai landasan filsafat Hindu agar umat tidak sekadar menjalankan ritual sebagai tradisi turun-temurun, melainkan memahami esensi spiritual yang terkandung di dalamnya.

Menurutnya, pemahaman terhadap ajaran agama yang utuh akan membentuk sikap hidup yang lebih harmonis, bijaksana, dan selaras dengan nilai-nilai dharma.

“Penyuluhan seperti ini menjadi bagian penting dalam memperkuat pemahaman umat terhadap ajaran Hindu agar nilai-nilai agama dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari,” kata I Ketut Ginada di sela kegiatan.

Selain membahas aspek filsafat dan ritual keagamaan, penyuluhan juga menyoroti pentingnya etika atau susila dalam membangun hubungan sosial yang harmonis di lingkungan masyarakat. Umat diajak menjaga keseimbangan kehidupan melalui penguatan spiritual, pengendalian diri, serta peningkatan kepedulian sosial sesuai ajaran Hindu.

Penguatan pembinaan keagamaan dinilai menjadi langkah strategis dalam menjaga nilai spiritual dan kebersamaan umat Hindu di tengah dinamika kehidupan modern. Dengan pemahaman ajaran yang semakin baik, umat diharapkan mampu mengimplementasikan nilai Tri Hita Karana dalam kehidupan sehari-hari, yakni menjaga keharmonisan hubungan manusia dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sesama manusia, dan alam lingkungan.


Berita Daerah LAINNYA