Harumkan Nama Kampus di Kancah Nasional, Mahasiswa IAHN Mpu Kuturan Borong Juara Seni dan Budaya Nusantara

Prestasi membanggakan di level nasional.

Singaraja (Bimas Hindu) — Daya saing dan kreativitas mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu Negeri (PTKHN) kembali menorehkan prestasi membanggakan di level nasional. Deretan mahasiswa Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja berhasil menyabet gelar juara dalam ajang bergengsi Temu Budaya Nusantara ke-XXXII Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Daerah se-Indonesia (IMBASADI) di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta serta kompetisi bahasa tingkat regional, (Senin, 02/11/2026).

Pada kompetisi tingkat nasional di Surakarta tersebut, kontingen mahasiswa IAHN Mpu Kuturan mendominasi dua cabang perlombaan utama. Kadek Anggardana sukses mengamankan predikat Juara 1 Nasional Lomba Video TikTok Nusantara.

Keberhasilan tersebut disempurnakan oleh tim delegasi seni yang beranggotakan Komang Gayatri Primasanti, Komang Tri Armayani, Ketut Aprilia Ulandari, Ketut Santiana, dan Komang Yogi Wardana, yang berhasil meraih Juara 1 Nasional pada Lomba Pagelaran Budaya Nusantara.

Prestasi ini kian lengkap dengan torehan Luh Pebriyanti yang menembus jajaran juara dengan meraih Juara Harapan 1 dalam ajang Lokaprabha BASAibu Wiki-Bali 2026 di tingkat regional.

Rektor IAHN Mpu Kuturan Singaraja, I Gede Suwindia, menyerahkan piagam penghargaan dan apresiasi resmi kepada para mahasiswa peraih prestasi beserta jajaran dosen pembina lomba, yakni Komang Puteri Yadnya Diari, Made Reland Udayana Tangkas, dan I Nengah Juliawan.

Suwindia menegaskan bahwa capaian ini membuktikan kompetensi mahasiswa keagamaan Hindu mampu bersaing secara terbuka di ranah akademik maupun kebudayaan pada perguruan tinggi umum terkemuka di Indonesia.

“Prestasi mahasiswa di ajang nasional ini merupakan bukti nyata bahwa pendidikan keagamaan berhasil melahirkan generasi muda yang memiliki kecakapan digital, daya cipta seni yang tinggi, serta komitmen kuat merawat akar budaya leluhur. Kampus terus membuka ruang seluas-luasnya agar mahasiswa mampu mengukir karya yang mengharumkan nama lembaga dan umat,” ujar I Gede Suwindia di Singaraja.

Rektor menambahkan, pencapaian talenta muda ini selaras dengan mandat Asta Prioritas Kementerian Agama RI periode 2025–2029, khususnya dalam pilar pengembangan SDM unggul dan perwujudan program Kemenag Berdampak.

“Kompetensi kebudayaan dan literasi digital yang ditunjukkan para mahasiswa ini adalah modal nyata untuk memberi dampak positif di tengah masyarakat. Kami berharap torehan juara ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh mahasiswa Hindu di tanah air untuk berani tampil dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.

Melalui raihan prestasi membanggakan ini, Ditjen Bimas Hindu terus mendorong seluruh civitas akademika PTKHN untuk terus mengasah bakat kepemimpinan, seni, dan intelektualitas mahasiswa guna mencetak generasi emas Hindu yang berdaya saing global.

 

Kontributor: Putu Rika Mahardika


Berita Daerah LAINNYA