Sleman (Bimas Hindu) - Saat bangsa memperingati 118 tahun Kebangkitan Nasional, Bimas Hindu Kanwil Kemenag DIY membuktikan bahwa semangat itu bukan sekadar seremonial melainkan langkah nyata memastikan setiap anak, dari mana pun latar belakang agamanya, mendapat layanan pendidikan yang setara.
Tak ada yang kebetulan dari pilihan tanggal itu. Pada hari yang sama ketika Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional, Tim Bimas Hindu Kanwil Kemenag DIY melaksanakan monitoring pelaksanaan Ujian Sekolah Berbasis Daerah (USBD) Mata Pelajaran Agama Hindu tingkat Sekolah Dasar (SD) di sejumlah sekolah di wilayah DIY, Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118.
Monitoring dilaksanakan oleh Riyanta dan Hari Gunarto dengan mengunjungi dua sekolah, yakni SD Cahaya Bangsa Utama (Kinderstation School) di Maguwoharjo, Sleman, dan SD Serayu di Jalan Juadi No. 2, Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta.
Di SD Cahaya Bangsa Utama, sekolah berbasis kurikulum internasional dengan pengantar Bahasa Inggris, sebanyak tiga siswa Hindu mengikuti USBD, yaitu Gusti Bagus Ebrar Suarjana, Gede Paundra Adhyatma, dan Khrisna Wiradharma P. Kepala Sekolah Yustinus Budi Setiawan menyebut ujian berjalan baik meski sempat terjadi pemadaman listrik pada pagi hari.
Sementara itu, di SD Serayu, satu siswa Hindu bernama Ida Ayu Made Padma Pradipta mengikuti ujian pada sesi kedua. Kepala SD Serayu Netty Endri Widiastuti memastikan seluruh sesi ujian berlangsung lancar. Ia juga mengungkapkan bahwa setiap tahun selalu ada siswa Hindu yang bersekolah di SD Serayu, dan berharap sinergi dengan Bimas Hindu Kemenag DIY terus ditingkatkan.
Riyanta menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen pihaknya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi umat Hindu di DIY.
"Monitoring ini menjadi bagian dari tanggung jawab kami untuk memastikan layanan pendidikan Agama Hindu berjalan optimal. Kami siap hadir dan melayani kebutuhan umat, serta terus memperkuat sinergi dengan satuan pendidikan demi peningkatan kualitas pembelajaran," ujarnya.
Memilih Hari Kebangkitan Nasional sebagai momen turun ke lapangan bukan tanpa makna, Bimas Hindu Kemenag DIY menegaskan bahwa kebangkitan sejati dimulai dari ruang-ruang kelas, dari anak-anak yang terjamin hak pendidikan agamanya, sejalan dengan semangat tema tahun ini: "Jaga Tunas Bangsa demi Kedaulatan Negara."
#Bimas Hindu #Pembimas Hindu DIY