Banyuwangi (BIMAS HINDU) - Penyelenggara Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Oksan Wibowo, menghadiri perayaan dua dekade berdirinya Pasraman Satya Dharma Santi yang diselenggarakan di Desa Patoman (Kampung Bali), Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (31/12/2025).
Kehadiran Penyelenggara Hindu Kemenag Banyuwangi tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap keberlanjutan lembaga pendidikan keagamaan Hindu yang berperan aktif dalam pembinaan umat. Dalam kesempatan itu, Oksan Wibowo menilai pasraman sebagai bagian penting dari ekosistem pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.
Menurutnya, pasraman tidak hanya menjadi tempat pembelajaran ajaran agama Hindu, tetapi juga berfungsi sebagai pusat pembinaan spiritual dan sosial yang berkelanjutan. Melalui kegiatan pasraman, umat Hindu—khususnya generasi muda—dibina untuk memahami nilai dharma serta mengamalkannya dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pengelola pasraman, orang tua, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan lembaga pendidikan keagamaan Hindu. Sinergi tersebut dinilai mampu memperkuat peran pasraman sebagai ruang pembinaan umat yang adaptif dan berdaya saing.
Dalam momentum peringatan 20 tahun tersebut, Oksan Wibowo menyampaikan apresiasi atas dedikasi pengurus Pasraman Satya Dharma Santi yang konsisten melayani umat Hindu di wilayah Blimbingsari. Ia berharap pasraman terus berinovasi serta menjadi teladan dalam pengelolaan pendidikan keagamaan Hindu di Banyuwangi.
Kegiatan peringatan HUT ke-20 Pasraman Satya Dharma Santi diikuti oleh pengurus pasraman, tokoh agama, umat Hindu, serta masyarakat setempat. Rangkaian acara berlangsung tertib dan ditutup dengan doa bersama sebagai wujud rasa syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.