Tanamkan Cinta Alam Sejak Dini, UWK dan PW Eka Dharma Sastra Bandar Lampung Gelar Program Ekoteologi

Utama Widyalaya Kejuruan bersama Pratama Widyalaya Eka Dharma Sastra Kota Bandar Lampung melaksanakan Program Ekoteologi di Yayasan Banjar Tengah Kota Bandar Lampung

Bandar Lampung (BIMAS HINDU) — Dalam upaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup sekaligus mendukung gerakan pelestarian alam berbasis nilai keagamaan Hindu, Utama Widyalaya Kejuruan bersama Pratama Widyalaya Eka Dharma Sastra Kota Bandar Lampung melaksanakan Program Ekoteologi di Yayasan Banjar Tengah Kota Bandar Lampung, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh peserta yang terdiri atas Ketua Yayasan Banjar Tengah Ir. Made Purnama Putra Kamandaka, guru dan siswa PW Eka Dharma Sastra, tenaga pendidik, serta Kepala Sekolah UWK Eka Dharma Sastra. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme peserta.

Kepala Sekolah UWK Eka Dharma Sastra, Ketut Sukra Yadnya, M.M., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen sekolah dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus implementasi Keputusan Dirjen Bimas Hindu RI Nomor 24 Tahun 2026 tentang Panca Cita, khususnya pada poin cinta lingkungan.

Ia menegaskan bahwa menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama yang perlu ditanamkan sejak dini melalui pendidikan karakter kepada peserta didik.

“Melalui kegiatan ekoteologi ini, kami ingin menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sejak dini kepada para siswa. Menjaga alam berarti menjaga kehidupan untuk generasi mendatang,” ujarnya.

Kegiatan utama dalam program tersebut berupa aksi penanaman 25 pohon di lingkungan Yayasan Banjar Tengah, yang terdiri atas 10 pohon kelapa gading, 8 pohon jambu, 5 pohon mangga, dan 2 pohon alpukat.

Penanaman dilakukan secara gotong royong oleh seluruh peserta sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya penghijauan kawasan yayasan.

Selain aksi penanaman pohon, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi para siswa mengenai pentingnya menjaga keseimbangan alam, mengurangi kerusakan lingkungan, serta membangun kesadaran ekologis yang berlandaskan ajaran dharma.

Melalui Program Ekoteologi ini diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan hidup serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai cinta alam dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan harapan agar program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna mewujudkan lingkungan yang hijau, sehat, dan harmonis.


Berita Daerah LAINNYA